KORLANTAS POLRI, Gresik – Dalam rangkaian Operasi Keselamatan Semeru 2026, Satlantas Polres Gresik menggelar kegiatan inspeksi mendadak (ramp check) serta tes urine bagi para sopir bus di Terminal Bunder.
Kasatgas Preemtif Polres Gresik Ipda Andreas Dwi Anggoro menyampaikan, setiap bus yang memasuki terminal tak luput dari pemeriksaan tim UPT Uji KIR. Petugas mengecek satu per satu komponen vital kendaraan, mulai dari kelaikan ban, sistem pengereman, fungsi lampu, hingga keberadaan Alat Pemadam Api Ringan (APAR).
“Keselamatan adalah prioritas utama. Kami tidak hanya memeriksa administrasi, tetapi memastikan kendaraan dan pengemudinya benar-benar dalam kondisi prima sebelum beroperasi,” ujar Kasatgas Preemtif Ipda Andreas Dwi Anggoro.
Tak hanya mesin yang diperiksa, “mesin” penggerak bus alias sang sopir juga turut dipelototi. Tim medis Dinkes dan BNNK Gresik melakukan tes urine di tempat untuk memastikan tidak ada awak bus yang berada di bawah pengaruh narkoba atau obat-obatan terlarang saat membawa penumpang.
Lihat juga: Satlantas Polres Demak Gelar Ramp Check Angkutan Umum Dukung Operasi Keselamatan Candi 2026
“Dari total 11 unit bus yang diperiksa secara maraton, hasilnya cukup beragam. Sebanyak delapan armada dinyatakan layak jalan dan langsung ditempeli stiker khusus lolos inspeksi,” jelas Kasatgas Preemtif Polres Gresik.
Sementata tiga armada dikenakan sanksi Teguran Presisi karena ditemukan pelanggaran teknis yang membahayakan. Yakni alat nomor usang dan kap mesin yang tidak bisa menutup sempurna, lampu sein kiri mati, dan lampu utama sebelah kiri padam.
“Petugas mewajibkan Perusahaan Otobus (PO) terkait untuk segera melakukan perbaikan sebelum armada tersebut diperbolehkan menarik penumpang kembali,” pungkas Ipda Andreas Dwi Anggoro.

