KORLANTAS POLRI, Aceh Timur. Tingginya angka kecelakaan lalu lintas di wilayah hukum Polres Aceh Timur mendorong Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Aceh Timur bersama sejumlah instansi terkait untuk menggelar pertemuan strategis guna membahas upaya pencegahan.
Kegiatan ini berlangsung di Coffee Wahdah 97, Kecamatan Peudawa, pada Senin pagi (19/05/2025).
Forum komunikasi keselamatan lalu lintas tersebut melibatkan berbagai pihak, di antaranya Satlantas Polres Aceh Timur, Dinas Perhubungan, Dinas Kesehatan, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), serta Jasa Raharja Cabang Langsa
Kasat Lantas Polres Aceh Timur, AKP Hardi, mengungkapkan bahwa tingkat kecelakaan di daerahnya masih terbilang tinggi, dengan korban mayoritas berasal dari kalangan usia produktif, terutama pelajar.
“Faktor utama penyebab kecelakaan adalah kelalaian manusia atau human error, diperparah dengan rendahnya kesadaran masyarakat terhadap aturan lalu lintas,” ujar Hardi.
Ia menambahkan bahwa selain perilaku pengguna jalan yang kurang disiplin, kerusakan infrastruktur seperti jalan berlubang dan minimnya penerangan juga turut menyumbang tingginya angka kecelakaan.
“Banyak masyarakat yang menganggap aturan lalu lintas hanya sebatas formalitas, padahal setiap aturan dibuat demi keselamatan bersama,” tuturnya.
Dalam pertemuan tersebut, seluruh peserta forum merumuskan sejumlah langkah konkret untuk menekan angka kecelakaan lalu lintas, termasuk kampanye tertib berlalu lintas dan peningkatan infrastruktur jalan.
Tujuan utama dari inisiatif ini adalah untuk meningkatkan keselamatan, menekan angka kecelakaan serta fatalitas, dan membangun kesadaran masyarakat akan pentingnya disiplin di jalan raya.
“Dengan sinergi lintas sektor seperti ini, kami optimistis dapat menurunkan angka kecelakaan lalu lintas di wilayah hukum Polres Aceh Timur,” terangnya.



