KORLANTAS POLRI, Grobogan – Satuan Lalu Lintas Polres Grobogan memberikan pembekalan ketertiban berlalu lintas kepada peserta Diklat Satpam Gada Pratama. Kegiatan ini digelar di Gedung BLK Purwodadi, Kabupaten Grobogan, Rabu (7/1/2026). Materi disampaikan sebagai bagian dari peningkatan kompetensi dasar satpam.
Dalam kegiatan tersebut, peserta menerima penjelasan mengenai aturan lalu lintas dasar dan keselamatan berkendara. Satlantas juga membahas peran strategis satpam dalam menjaga ketertiban lalu lintas, khususnya di lingkungan kerja yang sering kali bersinggungan langsung dengan masyarakat.
Penyampaian materi dilakukan secara interaktif dan komunikatif. Peserta diajak berdiskusi melalui studi kasus yang sering terjadi di lapangan. Pendekatan ini bertujuan agar materi lebih mudah dipahami.
Kanit Kamsel Satlantas Polres Grobogan Ipda Novi Ariani menjelaskan, pembekalan ini penting bagi calon satpam. Menurutnya, satpam tidak hanya bertugas menjaga keamanan, tetapi juga berperan dalam ketertiban lalu lintas.
“Satpam yang terlatih dalam disiplin berlalu lintas dapat membantu menciptakan keamanan dan ketertiban di lingkungan kerjanya. Pengetahuan ini juga berguna untuk menumbuhkan kesadaran masyarakat dalam berlalu lintas,” ujar Ipda Novi Ariani.
Selain teori, peserta juga mengikuti sesi praktik langsung. Kegiatan meliputi simulasi pengaturan kendaraan dan pengendalian arus lalu lintas. Peserta juga dibekali penanganan awal situasi darurat di jalan raya.
Lihat juga: Polantas Menyapa, Satlantas Tangsel Bangun Dialog Langsung dengan Warga
Diklat Satpam Gada Pratama ini diselenggarakan Polres Grobogan bersama PT Bina Taruna Security Polda Jateng. Kerja sama tersebut dilakukan untuk meningkatkan profesionalisme satpam di wilayah Kabupaten Grobogan. Program ini menjadi bagian dari pembinaan sumber daya pengamanan.
Para peserta mengapresiasi materi yang diberikan Satlantas Polres Grobogan. Mereka menilai pembekalan ini relevan dengan tugas sehari-hari. Materi juga dinilai menambah keterampilan praktis di lapangan.
Ipda Novi Ariani menambahkan, kegiatan ini sekaligus menanamkan budaya keselamatan berlalu lintas. Nilai tersebut diharapkan melekat pada setiap satpam yang bertugas di masyarakat.
“Satpam diharapkan menjadi teladan dalam mematuhi peraturan berlalu lintas,” jelasnya.
Melalui pelatihan ini, koordinasi antara satpam dan kepolisian diharapkan semakin kuat. Sinergi tersebut penting untuk mendukung keamanan lingkungan dan ketertiban lalu lintas. Terutama di sekitar kawasan kerja dan fasilitas umum.



