KORLANTAS POLRI, Batu – Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri Irjen Pol. Agus Suryonugroho S.H, M.Hum. menyapa rekan-rekan ojek online (ojol) di Pos Ketan Legenda, Kota Batu, Jawa Timur, Kamis (5/2/2026).
Kedatangan Kakorlantas bersama dengan Kasubdit WAL dan PJR Korlantas Polri Kombes Pol Ruben V Takaendengan, Dirlantas Polda Jawa Timur Kombes Pol Iwan Saktiadi, dan Kapolres Batu AKBP Aris Purwanto disambut ramah oleh perwakilan driver ojol.

“Saya menyampaikan apresiasi yang luar biasa. Karena saya hadir di sini menyampaikan salam Bapak Kapolri kepada rekan-rekan, agar supaya ojol yang ada di Republik Indonesia khususnya di Jawa Timur dan khususnya di Batu selalu bersilaturahmi dan berkolaborasi dengan Polri,” kata Kakorlantas.
Irjen Agus menyebut bahwa banyak usulan yang ia terima dari perwakilan ojol di antaranya mendirikan Warung Ojol atau Ojol Mart sebagai tempat berkumpul sambil menunggu order-an dari pelanggan.
“Saya hadir di sini sudah biasa komunikasi, dan bahkan ada beberapa usul tentang mungkin ada Ojol Kamtibmas, ada Warung Ojol apa bentuknya. Yang terpenting jaga keselamatan lalu lintas,” tutur dia.
Lihat juga: Kakorlantas Polri Tinjau Rest Area KM 66 Tol Pandaan Malang, Pastikan Kesiapan Mudik Lebaran 2026
Salah satu perwakilan ojol, Arif Kurniawan mengaku bersyukur dapat bertemu dengan Kakorlantas dan perwakilan dari kepolisian setempat yang telah menerima rekanannya untuk bersilaturahmi dan menerima segala keluh kesahnya saat menjemput rejeki.
“Alhamdulillah kita kerja sama dengan Polres itu sudah lama, terus ending-nya kemarin dengan acara Ojol itu ibaratnya jadi sahabat,” ungkap Arif.
Selain Arif, Yadi Ardiansyah yang juga hadir dalam pertemuan bersama Kakorlantas itu mengeluhkan banyak pelajar di Kota Batu yang abai terhadap keselamatan berkendara, yang tidak mau memakai helm menuju sekolah.
“Kebanyakan anak sekolah itu gak mau pakai helm, jadi nanti gimana kadang-kadang yang disalahin mesti driver. Jadi kita minta istilahnya, ayo kita datangin ke sekolah-sekolah kita ngasih sosialisasi atau apapun dengan Dishub. Karena takutnya di jalan ya sekecil apapun harus kita perhatikan,” pungkas Yadi.



