KORLANTAS POLRI, Sampit – Kondisi jalan berlubang di Jalan HM Arsyad, Kecamatan Mentawa Baru Ketapang, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), menjadi perhatian serius setelah kecelakaan maut yang terjadi pada Rabu (15/1) lalu. Kasatlantas Polres Kotim, AKP Firdaus Canggih Pamungkas, mengungkapkan bahwa lubang-lubang di jalan tersebut telah menyebabkan seorang pengendara motor meninggal dunia.
“Lubang-lubang ini sudah memakan korban. Seorang pengendara motor meninggal dunia setelah terjatuh akibat melintasi jalan berlubang ini,” kata AKP Firdaus.
Kecelakaan tragis tersebut terjadi di kilometer 17, yang menghubungkan Sampit dengan Kabupaten Seruyan. Korban, seorang Aparatur Sipil Negara (ASN) berinisial M (47), terjatuh dan terlindas truk setelah jatuh di jalan berlubang. Meskipun sempat dilarikan ke rumah sakit, korban akhirnya meninggal dunia.
Sebagai upaya cepat untuk mengurangi risiko kecelakaan lebih lanjut, Kasatlantas Polres Kotim mengatakan pihaknya langsung melakukan penanganan darurat dengan menutup lubang-lubang tersebut menggunakan material pasir.
“Setelah melakukan olah TKP, kami segera menutup lubang tersebut dengan pasir. Ini untuk mencegah jatuhnya korban lainnya,” tambah AKP Firdaus.
Pihak kepolisian juga telah mengamankan kedua kendaraan yang terlibat dalam kecelakaan dan terus melakukan penyelidikan.
“Kami berkoordinasi dengan instansi terkait untuk segera memperbaiki kerusakan jalan yang ada di lokasi,” tambah AKP Firdaus.
Kasatlantas Polres Kotim mengimbau masyarakat untuk lebih berhati-hati saat melintasi jalan rusak, serta memastikan keselamatan dengan menggunakan perlengkapan berkendara yang sesuai. Polisi juga akan terus mengupayakan perbaikan jalan agar kejadian serupa tidak terulang.
Pihak kepolisian berharap perbaikan infrastruktur jalan akan segera dilakukan guna keselamatan bersama.



