KORLANTAS POLRI, Bogor– Dirgakkum Korlantas Polri Brigjen Pol Raden Slamet Santoso melakukan peninjauan jalur Gadog, Bogor, Jawa Barat, Minggu (22/12/2024).
Tujuan dari peninjauan ini adalah untuk memastikan kelancaran arus lalu lintas menjelang liburan Natal dan Tahun Baru, serta untuk mengantisipasi potensi kepadatan kendaraan.
Berdasarkan data Traffic Counting Polres Bogor, terhitung sejak pukul 05.00 pagi, dari arah Cianjur menuju Puncak – Jakarta sudah tercatat 1.300 kendaraan yang melintas. Oleh karena itu, diberlakukan sistem One Way sejak pukul 11.00 dari Puncak menuju Gadog.
“Arah Puncak dan Gadog, dimana Polres Bogor pagi ini, jam 05.00, mencatat Traffic Counting dari arah Cianjur menuju Puncak – Jakarta mencapai 1.300 kendaraan yang melintas. Sejak pukul 11.00, kita berlakukan sistem one way dari arah Puncak ke Gadog,” ujar Dirgakkum Korlantas Polri Brigjen Pol Raden Slamet Santoso.
Terdapat empat titik yang telah diantisipasi mulai dari Taman Safari hingga Gadog, dengan penempatan tim urai dan personel untuk melaksanakan penjagaan dan pengaturan hingga sore hari ini, khususnya untuk arah Jakarta.
“Jadi, untuk jalur Natal dan Tahun Baru (Nataru), puncaknya diprediksi terjadi pada tanggal 21, kemudian pada tanggal 24 sore dan 28, itu yang akan kami antisipasi. Oleh karena itu, hari ini kami cek jalur ini,” tambahnya.
Pemberlakuan One Way akan dilakukan secara situasional, tergantung pada pergerakan kendaraan yang melintas. Dalam pelaksanaan Operasi Lilin, dilakukan penggelaran pengaturan lalu lintas, tim urai, serta tim TAA (Traffic Accident Analysis) yang bekerja sama dengan stakeholder terkait.
“Situasional, ya. Kalau di arah atas, dari Taman Safari ke sini, akan ada informasi yang kami monitor juga melalui CCTV di pos Gadog. Sampai saat ini, kita masih berlakukan one way ke arah Jakarta,” tambahnya.
Ada tiga titik yang menjadi perhatian terkait meningkatnya jumlah masyarakat yang akan melakukan wisata, yaitu Taman Safari, Pasar Cisarua, dan Megamendung.
“Tolong hati-hati, karena ada penyempitan jalan dari tiga lajur menjadi dua lajur. Harap masyarakat yang menuju Jakarta maupun yang akan ke Puncak saling berhati-hati dan menjaga toleransi antara pengguna kendaraan roda empat, roda dua, dan lainnya, agar kejadian serupa yang pernah terjadi sebelumnya tidak terulang,” pungkasnya.



