KORLANTAS POLRI, Bukittinggi – Dalam tiga hari terakhir, wilayah hukum Polresta Bukittinggi, Sumatera Barat, diguncang tiga kecelakaan lalu lintas beruntun yang menelan korban jiwa. Polisi mengimbau masyarakat lebih waspada saat berkendara, terutama kalangan muda yang disebut masih dominan terlibat dalam kecelakaan.
“Tiga kasus ini terjadi berurutan, Jumat, Sabtu, dan Minggu. Pertama di Gurun Panjang dengan korban pelajar, lalu di Pasar Lasi yang melibatkan pejalan kaki dan pelajar, terakhir pengendara motor usia 21 tahun di Jalan Sukarno Hatta,” kata Kasatlantas Polresta Bukittinggi, AKP Muhammad Irsyad.
Irsyad menegaskan, orang tua perlu lebih disiplin mengawasi anak-anaknya agar tidak mengendarai motor jika belum cukup umur. Selain itu, aktivitas balap liar juga diingatkan agar tidak melibatkan generasi muda, baik sebagai pelaku maupun penonton.
“Penggunaan helm standar salah satu pelanggaran terbanyak, padahal tujuannya keselamatan. Penting kerja sama semua pihak, karena tidak semua jalur bisa kami pantau,” tegasnya.
Lihat juga: Satlantas Sumenep Ajak Juru Parkir Tertib Berlalu Lintas
Polresta Bukittinggi, kata Irsyad, sudah menggencarkan sosialisasi ke sekolah dan kampus untuk menekan angka kecelakaan. Pihaknya juga mendorong kepatuhan administrasi kendaraan bermotor sebagai bagian dari kampanye keselamatan.
Kasubnit Gakkum Laka Satlantas Polresta Bukittinggi, Ipda Romi Edward, menambahkan sepanjang Agustus 2025 tercatat 20 kasus kecelakaan lalu lintas. Dalam sepekan terakhir, ada lima kasus dengan tiga di antaranya terjadi berurutan.
“Identitas pengemudi di laka terakhir sudah kami dapatkan. Kami minta yang bersangkutan segera melapor ke Polresta Bukittinggi,” ujarnya.



