KORLANTAS POLRI, Kediri Kota – Satlantas Polres Kediri Kota menggelar pembinaan masyarakat terorganisir bagi peserta gathering Perhimpunan Penggemar Mobil Kuno Indonesia (PPMKI) Pengprov Jawa Timur di kawasan Wisata Goa Selomangleng, Minggu (18/01/2026).
Kegiatan tersebut berfokus pada edukasi keselamatan serta penanaman budaya tertib berlalu lintas kepada komunitas otomotif roda empat, khususnya pemilik mobil klasik yang kerap mengikuti touring atau event komunitas.
Acara turut dihadiri unsur Forkopimda dan dinas terkait. Di antaranya Wali Kota Kediri, Wakil Wali Kota Kediri, Dinas Kebudayaan, Pariwisata, Pemuda dan Olahraga, Dinas Perhubungan, Ketua PPMKI Pengprov Jawa Timur, serta para peserta gathering. Dari jajaran Satlantas, pembinaan dipimpin Kanit Kamsel bersama personel Unit Kamsel.
Kasat Lantas Polres Kediri Kota AKP Tutud Yudho Prastyawan, S.H., M.H. menyatakan, pembinaan ini menjadi upaya menjalin kedekatan dengan komunitas otomotif agar dapat berperan dalam peningkatan keselamatan berkendara.
“Komunitas otomotif, termasuk komunitas mobil kuno, kami harapkan bisa menjadi contoh dan pelopor keselamatan berlalu lintas. Karena ada mereka ini bukan hanya pengendara, tapi juga memiliki pengaruh dan teladan di masyarakat,” ujar AKP Tutud.
Unit Kamsel memberikan pesan etika berkendara, mulai dari kepatuhan pada rambu dan marka jalan hingga pentingnya menjaga kecepatan sesuai situasi. Peserta juga diingatkan menempatkan keselamatan sebagai kebutuhan, bukan sekadar kewajiban.
Selain itu, personel menekankan pentingnya tertib saat berkendara berkelompok. Aksi ugal-ugalan, saling mendahului secara tidak aman, atau menerobos jalur yang tidak semestinya dinilai berpotensi membahayakan pengguna jalan lain.
Lihat juga: Satlantas Gresik Gelar Polantas Menyapa Driver Bus, Perkuat Keselamatan Pengguna Trans Jatim
AKP Tutud menyebut pembinaan komunitas masyarakat terorganisir merupakan bagian dari strategi preventif guna menekan potensi pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas.
“Pembinaan ini bagian dari langkah pencegahan. Kami tidak hanya melakukan penindakan, tetapi juga membangun kesadaran bersama. Harapannya, budaya tertib berlalu lintas tumbuh dari komunitas dan menyebar ke masyarakat luas,” kata AKP Tutud.
Ia menambahkan, mewujudkan keselamatan lalu lintas membutuhkan dukungan seluruh elemen masyarakat, termasuk komunitas otomotif yang intens beraktivitas di jalan.
“Kami mengajak seluruh komunitas untuk saling mengingatkan anggotanya. Tertib berlalu lintas itu bukan hanya untuk diri sendiri, tapi juga untuk keselamatan orang lain. Keselamatan adalah tanggung jawab bersama,” tegasnya.
Selama kegiatan, situasi berlangsung aman, tertib, dan kondusif. Satlantas Polres Kediri Kota menegaskan komitmennya memperkuat kerja sama lintas sektor demi mewujudkan kamseltibcarlantas yang lebih baik di wilayah hukum Polres Kediri Kota.



