KORLANTAS POLRI, Alor – Satlantas Polres Alor menegaskan pelaksanaan Operasi Keselamatan Turangga 2026 tetap mengedepankan pendekatan humanis. Penegakan hukum dilakukan secara bertahap dengan prioritas edukasi dan peningkatan kesadaran masyarakat berlalu lintas.
Kasatlantas Polres Alor, Iptu Muhammad Aris S, menyampaikan bahwa penindakan bukan satu-satunya langkah dalam operasi ini. Satlantas juga mengedepankan upaya preemtif dan preventif sebagai fondasi keselamatan lalu lintas.
“Pada hakikatnya masyarakat masih menganggap tertib lalu lintas itu karena takut ditilang. Padahal tertib itu untuk keselamatan diri sendiri dan orang lain,” ujar Iptu Muhammad Aris, Kamis (29/01/2026).
Ia mengakui keterbatasan jumlah personel menjadi tantangan dalam pengawasan lalu lintas selama 24 jam. Namun hal tersebut tidak mengurangi komitmen kepolisian dalam menjaga keamanan dan ketertiban berlalu lintas.
Kasatlantas juga menyoroti masih maraknya penggunaan handphone saat berkendara di wilayah Kabupaten Alor. Meski sebagian besar masih ditangani melalui teguran, perilaku ini dinilai berisiko tinggi.
Lihat juga: Satlantas Pelalawan Gelar Road Race Practice Dukung Operasi Keselamatan 2026
“Menggunakan handphone saat berkendara, baik untuk telepon, map, atau headset, tetap memengaruhi konsentrasi dan berpotensi menimbulkan kecelakaan,” katanya.
Untuk mendukung operasi, Satlantas Polres Alor membekali personel melalui latihan pra-operasi. Kegiatan ini melibatkan fungsi lalu lintas, intelijen, humas, serta propam guna memastikan pelayanan berjalan profesional dan humanis.
Selain itu, kepolisian juga melakukan pemetaan titik rawan kecelakaan dan kemacetan. Pemetaan dilakukan berdasarkan analisis intelijen dan data kondisi lapangan.
Meski arus lalu lintas di Alor relatif lancar, pengawasan tetap dilaksanakan secara berkelanjutan. Langkah ini bertujuan mencegah potensi kecelakaan sejak dini.
Menjelang bulan puasa dan Idul Fitri, Kasatlantas mengimbau masyarakat tidak mengekspresikan euforia secara berlebihan di jalan raya. Kepatuhan berlalu lintas diharapkan menjadi budaya bersama demi keselamatan dan ketertiban masyarakat Alor.



