KORLANTAS POLRI, Sukabumi – Libur panjang cuti bersama membuat lonjakan volume kendaraan di berbagai titik di Kabupaten Sukabumi. Salah satu lokasi yang terdampak adalah Gate Tol Parungkuda Bocimi, Sukabumi.
Kasat Lantas Polres Sukabumi AKP Arif Saeful Haris mengatakan bahwa terjadi peningkatan jumlah kendaraan yang signifikan selama libur panjang cuti bersama. Kondisi ini menyebabkan kepadatan di beberapa titik serta banyak persimpangan.
“Lonjakan volume kendaraan ini tidak hanya disebabkan oleh libur panjang, tetapi juga oleh sistem buka-tutup yang diberlakukan di jalur Puncak Bogor. Banyak pengemudi akhirnya memilih jalur alternatif melalui Gate Tol Parungkuda,” terang Arif, Selasa (28/1/25).
“Hal ini disebabkan oleh kondisi jalan utama Sukabumi yang memiliki banyak persimpangan, sehingga memperlambat laju kendaraan,” tambahnya.
Untuk mengurai kepadatan, Polres Sukabumi memberlakukan sistem one way selama 45 menit pada hari yang sama. Sistem ini diterapkan untuk kendaraan yang bergerak dari Sukabumi menuju Bogor dan kendaraan yang masuk ke Tol Parungkuda dengan tujuan Jakarta.
“One way ini kami lakukan sebagai upaya mengurangi kepadatan arus lalu lintas,” jelasnya.
Berdasarkan data, jumlah kendaraan yang keluar dari Tol Bocimi menuju Sukabumi mencapai 11 ribu unit pada Minggu (26/1/25), terhitung sejak pagi hingga pukul 16.00 WIB.
Jika kemacetan kembali terjadi, pihaknya berencana mengalihkan arus lalu lintas ke jalur alternatif seperti Cikidang via Buniwangi.
Selain memberlakukan sistem one way, Satlantas Polres Sukabumi juga menempatkan petugas di sejumlah titik strategis yang menjadi pusat kemacetan, seperti Jalan Nasional III Cibadak, pintu Tol Bocimi Parungkuda, Simpang TMC, Simpang Angkrong, Pasar Cibadak, hingga bottleneck di Jembatan Serong.
Tak hanya itu, pengamanan juga dilakukan di kawasan wisata yang ramai dikunjungi selama libur panjang, seperti simpang Bagbagan, Pasar TPI, Simpang Gunung Butak, hingga jalur wisata Pantai Citepus.
Arif juga mengimbau masyarakat untuk tetap mematuhi peraturan lalu lintas dan mengikuti arahan petugas di lapangan.
“Pastikan kondisi kendaraan dan fisik dalam keadaan prima sebelum berkendara. Lengkapi pula surat-surat kendaraan dan alat keselamatan,” pungkasnya.

