KORLANTAS POLRI, Jakarta – Banjir kembali merendam Jalan Daan Mogot, Cengkareng, Jakarta Barat, Kamis (29/1/2026) pagi. Genangan air setinggi hingga 30 sentimeter membuat arus lalu lintas lumpuh dan antrean kendaraan mengular panjang di kedua arah.
KBO Satlantas Polres Metro Jakarta Barat AKP Sudarmo mengatakan pihaknya telah melakukan pengaturan lalu lintas di lokasi terdampak banjir. Masyarakat diimbau untuk sementara waktu menghindari ruas Jalan Daan Mogot dan memilih jalur alternatif guna mengurangi kepadatan.
“Untuk sementara pengendara kami imbau mencari jalur alternatif lain agar tidak terjebak kemacetan,” kata AKP Sudarmo saat dikonfirmasi.
Pantauan di lapangan, banjir terjadi di kedua arah, tepatnya dari Cengkareng menuju Grogol, termasuk di sekitar Samsat Jakarta Barat, serta dari arah sebaliknya. Genangan setinggi sekitar 30 cm terlihat di dekat Halte Jembatan Gantung, sementara di kawasan Halte Transjakarta Taman Kota ketinggian air mencapai 15 cm.
Lihat juga: Rilis Kinerja KNKT 2025: Faktor Manusia Masih Dominan Picu Kecelakaan Transportasi
Akibat kondisi tersebut, kendaraan melambat dan saling bermanuver menghindari sisi jalan yang lebih dalam. Dampaknya, antrean kendaraan memanjang sekitar 5,5 kilometer dari Halte Pulo Nangka hingga kawasan Gedung Mayora, Kalideres. Kemacetan juga terjadi dari arah Pesing menuju Jembatan Gantung.
Di perempatan lampu merah Cengkareng, arus lalu lintas terpantau padat. Sejumlah pengendara sepeda motor memilih memutar balik untuk mencari jalan lain karena khawatir mogok saat melintasi genangan.
Banjir di kawasan ini dipicu hujan deras yang mengguyur Jakarta Barat sejak Rabu (28/1/2026) malam hingga Kamis dini hari. Luapan Kali Mookervart membuat air meluber ke badan jalan dan mengganggu aktivitas lalu lintas.
Satlantas Polres Metro Jakarta Barat terus melakukan pemantauan dan pengaturan di titik-titik rawan genangan, serta mengingatkan pengendara untuk tetap berhati-hati dan mengikuti arahan petugas di lapangan.



