KORLANTAS POLRI, Jakarta – Pelatihan pengendaraan roda dua bagi Bintara Remaja Korlantas Polri memasuki hari kedua yang digelar di Taman Lalu Lintas Cibubur, Rabu (28/1/2026). Pada tahap ini, peserta dinilai mulai menunjukkan peningkatan pemahaman terhadap teknik dasar berkendara.
Master Trainer Korlantas Polri Ipda Wahyu Martono mengatakan bahwa pada hari kedua pelatihan para bintara sudah mengalami peningkatan dalam penguasaan pengetahuan dasar pengendaraan sepeda motor.
“Di hari kedua ini sudah terlihat peningkatan pemahaman. Namun, peserta tetap kami bagi menjadi dua kelompok, yaitu yang sudah menguasai kendaraan dan yang masih ragu-ragu,” ujar Wahyu.
Ia menjelaskan, peserta yang masih ragu-ragu mendapatkan pendampingan lebih intensif. Seiring berjalannya latihan, kelompok tersebut mulai mampu menjalankan instruksi yang diberikan oleh instruktur.

Menurut Ipda Wahyu, fokus utama pelatihan saat ini bukan pada kemampuan teknis mengendalikan sepeda motor, melainkan pada keseimbangan antara pengendara dan kendaraan.
“Yang kami tekankan bukan bagaimana handling motor, tetapi bagaimana pengendara memahami keseimbangan sepeda motor,” jelasnya.
Lebih lanjut, Ipda Wahyu menjelaskan untuk membangun fondasi berkendara yang kuat. Penguasaan teknik dasar dinilai penting agar peserta tidak keliru dalam menerapkan teknik lanjutan di kemudian hari.
Lihat juga: Subdit Wal dan PJR Korlantas Polri Bekali Bintara Remaja Angkatan 2025 Latihan Dasar Kendaraan Roda Dua
“Pengetahuan dasar menjadi pondasi utama. Dari dasar inilah nantinya kemampuan mereka dapat ditingkatkan secara bertahap,” katanya.
Adapun materi pelatihan meliputi teknik keseimbangan, teknik berhenti, cornering, serta pengereman. Materi tersebut menjadi bekal penting, terutama bagi personel yang akan bertugas dalam Tim Urai Lalu Lintas.
“Tim Urai dituntut memiliki penguasaan kendaraan yang sangat baik, karena sepeda motor merupakan alat utama dalam pelaksanaan tugas di lapangan. Oleh karena itu, mereka harus mampu berkendara secara aman, nyaman, dan selaras,” ujar Ipda Wahyu.
Terakhir, ia berpesan kepada para peserta agar mengikuti seluruh rangkaian pelatihan dengan penuh semangat.
“Setiap ilmu harus dipahami dengan baik dan dijalani dengan semangat. Tanpa itu, tujuan pelatihan tidak akan tercapai,” tutupnya.



