Home Headlines Mudik Aman 2026, Korlantas Polri, Google, dan Jasa Marga Integrasikan Informasi Mudik

Mudik Aman 2026, Korlantas Polri, Google, dan Jasa Marga Integrasikan Informasi Mudik

0 comments

KORLANTAS POLRI, JakartaKorps Lalu Lintas (Korlantas) Polri bersama Google Indonesia dan PT Jasa Marga (Persero) Tbk memperkuat koordinasi menjelang arus mudik Lebaran 2026 yang digelar di Kantor Google, Jakarta, Kamis (12/2/2026).

Kolaborasi ini untuk mengoptimalkan pemanfaatan Google Maps dalam menyediakan informasi lalu lintas secara real time bagi para pemudik, baik di jalur arteri maupun jalan tol.

Kasubag Dalops Bag Ops Korlantas Polri AKBP Renaldi Oktavian mengatakan kegiatan ini merupakan agenda rutin tahunan untuk mematangkan strategi pelayanan dan pengamanan arus mudik.

Kasubag Dalops Bag Ops Korlantas Polri AKBP Renaldi Oktavian
Kasubag Dalops Bag Ops Korlantas Polri AKBP Renaldi Oktavian.

“Hari ini kami melaksanakan kegiatan round table sebagaimana setiap tahun. Pihak Google juga telah memaparkan berbagai fitur tambahan dan pembaruan layanan yang akan diberikan kepada masyarakat,” ujar AKBP Renaldi.

Lebih lanjut, Korlantas akan berkontribusi dengan menyampaikan informasi terkait manajemen dan rekayasa lalu lintas selama periode mudik Lebaran. Informasi tersebut dinilai penting agar masyarakat dapat merencanakan perjalanan dengan lebih baik.

“Manajemen rekayasa lalu lintas ini harus disampaikan kepada masyarakat sehingga mereka memiliki acuan dalam merencanakan perjalanan sampai tujuan,” katanya.

Mudik tahun ini berfokus pada pelayanan kepada masyarakat agar dapat melaksanakan ibadah dan berkumpul bersama keluarga dengan aman dan nyaman.

Lihat juga: Asistensi Kasus ODOL di Sumsel, Korlantas Polri Perkuat Target Nol Pelanggaran di 2027

Sementara itu, Strategy Partner Development Manager Google Maps Richard Darsono menyampaikan bahwa 2026 merupakan tahun kelima kolaborasi Google dengan Korlantas dan Jasa Marga dalam mendukung kelancaran arus mudik.

“Kami bekerja sama dengan Korlantas juga dan pihak-pihak instansi lainnya sesuai dengan surat keputusan bersama pemerintah nanti untuk melancarkan informasi arus mudik berikut dengan rute dan juga jadwal penutupan, itu nantinya harapannya akan tersedia informasinya untuk para pemudik bisa direferensikan di aplikasi Google Maps,” ujar Richard

Ia menjelaskan, Google Maps juga menyediakan informasi jadwal transportasi publik, estimasi tarif tol, serta fitur peta offline untuk membantu pengguna di wilayah dengan keterbatasan sinyal.

Corporate Communication & Community Development Group Head Jasa Marga Lisye Octaviana mengatakan kebutuhan utama pemudik adalah akses informasi yang cepat dan akurat.

Melalui aplikasi Travoy yang terintegrasi dengan Google Maps, masyarakat dapat merencanakan perjalanan dengan mengetahui estimasi tarif tol, pilihan gerbang tol, durasi perjalanan hingga memantau kondisi lalu lintas melalui CCTV yang tersebar di ruas tol.

“Kami bekerja sama Google Maps dengan tambahan-tambahan informasi yang memang kami miliki lebih dari 3.500 CCTV, juga ada radar dan juga beberapa teknologi informasi lainnya yang tentunya ini mendukung kebutuhan informasi dari masyarakat yang akan melakukan mudik melalui jalan tol.” jelas Lisye.

Masyarakat diimbau untuk menghindari waktu puncak mudik pada pukul 07.00 hingga 10.00 guna meminimalkan kepadatan. Informasi fasilitas rest area, termasuk toilet tambahan, SPBU, hingga stasiun pengisian kendaraan listrik umum (SPKLU) tersedia di dalam aplikasi Travoy.

Melalui kolaborasi ini diharapkan, integrasi data dan informasi lalu lintas secara real time dapat membantu masyarakat untuk merencanakan perjalanan dengan lebih baik serta mewujudkan mudik yang aman, tertib, dan lancar.

You may also like

Leave a Comment

KORPS LALU LINTAS POLRI

Jl. Letjen M.T. Haryono Kav. 37-38, Jakarta Selatan 12770

© 2026 – MEDIA CENTER KORLANTAS POLRI

INFORMASI KONTRIBUTOR

Informasi mengenai kegiatan satuan di wilayah, lalu lintas, maupun kecelakaan dapat dikirimkan melalui email ke redaksintmc@gmail.com

NTMC SCREEN ×