KORLANTAS POLRI, Jambi – Direktorat Lalu Lintas Polda Jambi menggelar apel bersama komunitas ojek online se-Provinsi Jambi, Selasa (03/02/2026). Kegiatan ini dilaksanakan sebagai upaya memperkuat Keamanan, Keselamatan, Ketertiban, dan Kelancaran Lalu Lintas (Kamseltibcarlantas). Apel berlangsung di Lapangan Apel Ditlantas Polda Jambi.
Apel bersama tersebut merupakan bagian dari rangkaian Operasi Keselamatan 2026. Kegiatan dipimpin langsung oleh Direktur Lalu Lintas Polda Jambi. Sejumlah instansi terkait dan komunitas pengemudi turut dilibatkan dalam kegiatan ini.
Peserta apel terdiri dari Pejabat Utama Ditlantas Polda Jambi serta satu pleton personel Dinas Perhubungan Provinsi Jambi. Hadir pula perwakilan Jasa Raharja Provinsi Jambi, BPJN Wilayah Jambi, dan BPTD Wilayah Jambi. Sekitar 50 pengemudi ojek online serta seluruh personel Ditlantas Polda Jambi juga mengikuti kegiatan.
Rangkaian kegiatan diawali dengan apel bersama dan menyanyikan Lagu Indonesia Raya. Kegiatan dilanjutkan dengan pembacaan ikrar komunitas ojek online. Setelah amanat pimpinan apel dan doa bersama, kegiatan ditutup dengan foto bersama serta ramah tamah.
Dalam amanatnya, Dirlantas Polda Jambi Kombes Pol Adi Benny Cahyono, SIK, M.Si. menyampaikan bahwa kegiatan ini mencerminkan sinergi Polri dan masyarakat. Menurutnya, keterlibatan komunitas ojek online sangat penting dalam membangun budaya tertib berlalu lintas. Sinergi tersebut dinilai efektif untuk menjangkau masyarakat secara langsung.
“Operasi Keselamatan 2026 bertujuan meningkatkan kesadaran dan kepatuhan masyarakat dalam berlalu lintas, serta menekan angka pelanggaran dan kecelakaan,” ujar Kombes Pol Adi Benny. Ia menekankan bahwa keselamatan menjadi prioritas utama, terutama dalam mencegah kecelakaan fatal. Upaya tersebut dilakukan secara berkelanjutan.
Dirlantas menjelaskan bahwa Operasi Keselamatan 2026 mengedepankan pendekatan preemtif dan preventif. Kegiatan lebih difokuskan pada edukasi, imbauan, dan pembinaan pengguna jalan. Dalam konteks ini, pengemudi ojek online memiliki peran strategis di lapangan.
“Ojek online memiliki mobilitas tinggi dan berinteraksi langsung dengan masyarakat setiap hari. Karena itu, mereka diharapkan menjadi pelopor tertib berlalu lintas,” tegasnya. Ia juga mengingatkan pentingnya memberi contoh berkendara yang aman. Peran tersebut dinilai mampu memberi dampak luas.
Lihat juga: Sukseskan Operasi Keselamatan Pallawa 2026, Satlantas Parepare Libatkan Peran Ojol
Menurut Dirlantas, keberhasilan mewujudkan Kamseltibcarlantas membutuhkan keterlibatan semua pihak. Polri tidak dapat bekerja sendiri tanpa dukungan masyarakat. Kolaborasi menjadi kunci dalam menciptakan lalu lintas yang aman dan berkeselamatan.
Melalui kegiatan ini, Ditlantas Polda Jambi mengajak pengemudi ojek online mendukung penuh Operasi Keselamatan 2026. Pengemudi diimbau mematuhi aturan lalu lintas dan mengutamakan keselamatan. Penggunaan helm berstandar SNI dan kelengkapan kendaraan juga menjadi perhatian utama.
Selain itu, pengemudi ojek online diharapkan berperan sebagai agen edukasi keselamatan. Pesan-pesan tertib berlalu lintas dapat disampaikan kepada penumpang dan sesama pengguna jalan. Upaya ini diharapkan membentuk kesadaran kolektif di masyarakat.
Sementara itu, Kapolda Jambi Irjen Pol Krisno Halomoan Siregar, S.I.K., M.H. melalui Kabid Humas Polda Jambi Kombes Pol Erlan Munaji, S.I.K., M.Si. menyampaikan apresiasi atas partisipasi komunitas ojek online. Ia menilai keterlibatan tersebut memperkuat upaya kepolisian di lapangan.
“Kami mengapresiasi peran aktif komunitas ojek online sebagai mitra strategis Polri,” ujar Kabid Humas. Menurutnya, kolaborasi ini memperkuat edukasi keselamatan berlalu lintas. Budaya tertib diharapkan tumbuh dari kesadaran pribadi.
Ia menambahkan bahwa sinergi Polri, instansi terkait, dan komunitas transportasi sangat penting. Kerja sama tersebut dinilai efektif menekan angka kecelakaan lalu lintas. Dengan kolaborasi solid, Kamseltibcarlantas di Provinsi Jambi dapat terwujud secara berkelanjutan.



