KORLANTAS POLRI, Langkat – Satuan Lalu Lintas Polres Langkat bersama lima pilar keselamatan dan stakeholder terkait melaksanakan survei jalur dalam rangka kesiapan Operasi Ketupat Toba 2026 menyambut Idulfitri 1447 Hijriah. Kegiatan dipimpin Kasat Lantas Polres Langkat AKP Mhd. Tommy Franata pada Selasa (3/3/2026).
Survei dilakukan di sejumlah titik strategis di wilayah Kabupaten Langkat, mulai dari Jalan Medan–Banda Aceh hingga ruas tol dan rest area. Pengecekan melibatkan unsur Polres Langkat, Dinas Perhubungan, Bappeda, PUTR, Satpol PP, Jasa Raharja, hingga Dinas Kesehatan.

Kasat Lantas Polres Langkat AKP Mhd. Tommy Franata mengatakan kegiatan ini bertujuan mengidentifikasi potensi gangguan keamanan, keselamatan, ketertiban dan kelancaran lalu lintas menjelang arus mudik Lebaran.
“Survei ini kami lakukan untuk memetakan titik rawan kecelakaan, penyempitan jalan, kerusakan infrastruktur, hingga kesiapan terminal dan rest area. Hasilnya akan menjadi bahan rekomendasi kepada instansi terkait agar segera dilakukan perbaikan sebelum Operasi Ketupat Toba 2026 digelar,” ujar AKP Tommy.
Lihat juga: Kakorlantas Tegaskan Operasi Ketupat Tak Hanya Atur Mudik, Tapi Jaga Stabilitas Sosial dan Spiritual
Sejumlah lokasi yang menjadi fokus pengecekan antara lain penyempitan jalan di KM 40–41 Desa Ampera, Kecamatan Wampu yang akan diusulkan pelebaran ke Balai Besar Jalan Nasional. Tim juga meninjau Terminal Pasar X di Kecamatan Hinai untuk memastikan kesiapan fasilitas dan angkutan umum menjelang lonjakan penumpang.
Di KM 53–54 Desa Tanjung Mulus ditemukan titik rawan kecelakaan akibat tikungan tajam dan minim penerangan. Dinas Perhubungan akan segera menambah rambu dan fasilitas keselamatan. Penertiban pasar tumpah di Tanjung Pura, perbaikan jalan rusak, pemasangan kembali rambu yang hilang, hingga penanganan pohon rawan tumbang turut menjadi perhatian dalam survei tersebut.
Sementara pada ruas Tol KM 55 dilakukan pengecekan penurunan badan jalan yang saat ini dalam proses perbaikan dan ditargetkan rampung sebelum puncak arus mudik. Tim juga memastikan kesiapan Rest Area Tol KM 41 untuk pendirian Pos Pengamanan lengkap dengan dukungan derek, ambulans, dan sarana prasarana lainnya.
“Kami ingin memastikan seluruh sarana dan prasarana pendukung arus mudik di wilayah Langkat benar-benar siap, sehingga pelaksanaan Ops Ketupat Toba 2026 dapat berjalan aman, tertib dan lancar,” tegasnya.

