Home Headlines Antisipasi Kepadatan Arus Mudik Lebaran, Kakorlantas Matangkan Skema Rekayasa Lalu Lintas

Antisipasi Kepadatan Arus Mudik Lebaran, Kakorlantas Matangkan Skema Rekayasa Lalu Lintas

0 comments

KORLANTAS POLRI, Jakarta – Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri Irjen Pol Drs. Agus Suryonugroho, S.H., M.Hum., menegaskan kesiapannya dalam mengelola arus lalu lintas di jalan tol saat puncak arus mudik dan arus balik, dengan mengedepankan teknologi digital untuk memastikan kelancaran perjalanan masyarakat.

“Berkaitan dengan tata kelola jalan tol tentunya pada saat puncak arus nanti, apakah menghadapi arus mudik dan balik, tentunya Korlantas Polri dengan stakeholder akan selalu berkolaborasi,” ujar Kakorlantas Polri Irjen Pol Drs. Agus Suryonugroho, S.H., M.Hum.

Korlantas Polri akan menggunakan teknologi digital dalam menerapkan manajemen dan rekayasa lalu lintas. Skema yang disiapkan meliputi alih arus, penjagaan, hingga penerapan contraflow dan one way nasional.

“Korlantas Polri menggunakan teknologi digital saat akan melakukan manajemen rekayasa lalu lintas, baik alih arus, baik penjagaan, hingga contraflow, one way nasional, dan seterusnya,” tambah Kakorlantas Polri Irjen Pol Drs. Agus Suryonugroho, S.H., M.Hum.

Penerapan contraflow saat arus mudik dan balik dilakukan berdasarkan parameter tertentu guna memastikan kebijakan tersebut tepat sasaran dan efektif memperlancar arus kendaraan.

“Pada saat arus mudik dan arus balik tentunya kami akan melakukan rekayasa lalu lintas contraflow, inipun juga ada parameter-parameter bagaimana kami mengeksekusi, sehingga kami bisa memperlancar perjalanan para pemudik, dan termasuk arus balik,” tambah Kakorlantas.

Salah satu parameter yang digunakan adalah jumlah kendaraan per jam yang terpantau melalui radar dan sistem traffic counting.

“Parameter itu tentunya akan kita lihat radar, ketika satu jam berturut-turut 4.500 hingga 5.000 dalam satu jam, ini akan kami berlakukan contraflow lajur 1. Demikian juga apabila sudah 6.400, ini juga akan kami melakukan contraflow lajur 2,” jelas Kakorlantas.

Lihat juga: Kakorlantas: Operasi Ketupat 2026 Bukan Hanya Lalu Lintas, Tapi Keselamatan dan Keamanan Pemudik

Selain itu, kebijakan one way nasional maupun one way sepenggal juga akan diterapkan berdasarkan pembaruan data pemantauan lalu lintas secara real time.

“Kita akan melakukan one way nasional atau one way sepenggal di wilayah one way nasional, tentunya update terakhir dari teknologi pemantauan arus lalu lintas, baik itu melalui drone presisi, juga radar yang ada di Jasa Marga,” lengka Kakorlantas.

Apabila traffic counting menunjukkan angka yang sangat tinggi dan contraflow dua lajur telah diterapkan, maka opsi one way nasional akan diberlakukan.

“Tentunya traffic counting yang sudah cukup tinggi, termasuk contraflow 2 lajur, nanti akan kita buka one way nasional. Itulah cara-cara Korlantas hadir bekerja menggunakan teknologi dan update traffic counting, termasuk flow di bidang lintas akan kami hitung dengan cara-cara teknologi,” tambah Irjen Pol Drs. Agus Suryonugroho, S.H., M.Hum.

Irjen Pol Drs. Agus Suryonugroho, S.H., M.Hum. menegaskan, Korlantas Polri tidak hanya memberikan imbauan, tetapi bekerja berbasis sistem data dan teknologi secara real time untuk menjamin kelancaran dan keamanan masyarakat selama periode mudik.

“Tentunya Korlantas Polri bukan hanya mengimbau, tetapi hasil dari sistem yang kami bangun berbasis data dan teknologi yang real time agar supaya mudik balik itu lancar. Negara hadir untuk memastikan aman di bidang kriminalitas, lancar di bidang lalu lintas,” pungkas Irjen Pol Drs. Agus Suryonugroho, S.H., M.Hum.

You may also like

Leave a Comment

KORPS LALU LINTAS POLRI

Jl. Letjen M.T. Haryono Kav. 37-38, Jakarta Selatan 12770

© 2026 – MEDIA CENTER KORLANTAS POLRI

INFORMASI KONTRIBUTOR

Informasi mengenai kegiatan satuan di wilayah, lalu lintas, maupun kecelakaan dapat dikirimkan melalui email ke redaksintmc@gmail.com

NTMC SCREEN ×