KORLANTAS POLRI, Langkat – Satlantas Polres Langkat turun ke lapangan untuk melakukan bimbingan dan penyuluhan (binluh), pembagian brosur, spanduk imbauan, air mineral, hingga permen kepada pengendara roda dua hingga roda empat.
Hal ini dilakukan dalam rangka meningkatkan keselamatan dan ketertiban lalu lintas selama masa Operasi Zebra Toba 2025 dengan metode humanis dan menyentuh langsung pengguna jalan.

Kasat Lantas Polres Langkat AKP Mhd. Tommy Franata S. T.K., S.I.K., M.H., M.T., menyampaikan bahwa kegiatan ini dilakukan secara serentak dan terus menerus guna membangun kesadaran budaya tertib lalu lintas, bukan semata-mata takut ditilang.
““Kami melaksanakan penegakan aturan, tapi di saat yang sama menghadirkan keteladanan dan sentuhan personal. Pembagian brosur, air mineral, sampai bonbon adalah bagian dari cara kami mengingatkan bahwa keselamatan itu prioritas,” kata Kasat Lantas Polres Langkat.
Ia menegaskan bahwa seluruh kegiatan hari ini sekaligus merupakan implementasi nyata dari program ‘1 Hari 1 Kebaikan’ yang dicanangkan Kapolres Langkat AKBP David Triyo Prasojo, S.H., S.I.K., M.Si.
Secara terpisah, Kapolres Langkat menjelaskan bahwa Operasi Zebra Toba tahun ini mengusung pendekatan preventif–persuasif, dengan fokus pada membangun budaya tertib berlalu lintas yang berkelanjutan.
Lihat juga: Operasi Zebra Mansinam 2025: Pengendara Tertib di Manokwari Dapat Cokelat dan Bunga
“Operasi Zebra bukan hanya soal razia, tapi tentang menyelamatkan nyawa. Edukasi adalah pilar utama yang kami dorong. Ketika masyarakat memahami risiko dan pentingnya disiplin, maka kecelakaan dapat dicegah sejak awal,” ujar dia.
Kapolres juga menjelaskan bahwa sentuhan kecil seperti memberikan air mineral atau bonbon bukan hal sepele, tetapi bagian dari strategi pendekatan humanis Polri untuk melunakkan komunikasi dan membuka ruang dialog dengan pengguna jalan.
“Kami ingin masyarakat melihat bahwa Polri hadir bukan untuk menakut-nakuti, melainkan untuk melindungi. Ketika polisi tersenyum, memberi imbauan dengan santun, dan berbagi kebaikan kecil — itu menciptakan kepercayaan dan kedekatan yang jauh lebih kuat,” tuturnya.
Polres Langkat menegaskan bahwa operasi ini akan terus dilaksanakan dengan penekanan pada pelanggaran yang paling berisiko, seperti penggunaan ponsel saat berkendara, pengendara di bawah umur, tidak memakai helm SNI atau sabuk pengaman, pelat nomor tidak sesuai, serta tindakan yang membahayakan pengguna jalan lainnya.


