KORLANTAS POLRI, Pekanbaru – Ditlantas Polda Riau kembali menggelar program pemolisian kreatif “Drag Bike Session III” di lintasan depan venue atletik Stadion Kaharuddin Nasution. Kegiatan ini sebagai upaya proaktif menekan aksi balap liar sekaligus mencetak bibit pebalap muda yang berbakat.
Sebanyak 50 pebalap terverifikasi yang tergabung dalam Joki Bertuah, dengan total 150 starter yang ikut ambil bagian dalam Drag Bike Session III.
Dirlantas Polda Riau Kombes Pol Taufiq Lukman Nurhidayat mengatakan bahwa program drag bike ini merupakan inovasi kepolisian dalam memberikan ruang alternatif positif bagi masyarakat.
“Kegiatan ini ialah langkah berkelanjutan untuk menekan aksi balap liar yang meresahkan masyarakat. Selain itu, kami juga ingin meningkatkan minat masyarakat terhadap olahraga otomotif di tempat yang resmi dan aman,” tuturnya.
Lebih lanjut, ia menambahkan bahwa program ini juga merupakan bagian dari upaya pendekatan persuasif polisi lalu lintas kepada masyarakat, sekaligus rangkaian peringatan Hari Lalu Lintas Bhayangkara ke-70.
Para pemenang menerima piagam penghargaan serta dana pembinaan yang diserahkan langsung oleh Dirlantas bersama jajaran Ditlantas Polda Riau dan Forum LLAJ.

Lihat juga: Bangun Kesadaran Lalu Lintas, Ditlantas Polda Sultra Edukasi Siswa SMA 1 Kendari
Salah satu juara Rajas dalam ajang ini memberikan apresiasi dan mengimbau para pelaku balap liar untuk menghentikan aksi tersebut.
“Saya berharap kegiatan drag bike ini yang sudah terjadwal bisa terselenggara dengan lebih baik lagi, kepada rekan-rekan yang suka balap liar agar tidak melakukannya lagi. Soalnya, selain mengganggu pengguna jalan lain, juga sangat berbahaya untuk diri sendiri maupun orang lain,” ujarnya.
Melalui kegiatan ini, Ditlantas Polda Riau berkomitmen untuk terus mengedukasi masyarakat agar memanfaatkan fasilitas balap resmi, sehingga keselamatan dan ketertiban lalu lintas dapat terjaga.

