KORLANTAS POLRI, Sidoarjo – Satlantas Polresta Sidoarjo menerapkan rekayasa lalu lintas di traffic light yang ada di pertigaan Medaeng, Taman. Di mana jalur bagi kendaraan dari arah barat atau Krian ditutup dengan water barrier. Sehingga pengendara tidak bisa langsung ke Jalan Letjen Suyoto Waru atau ke arah terminal.
Sementara itu, kendaraan dari arah Krian yang ingin ke jalan menuju pintu masuk Terminal Purabaya itu harus memutar menempuh jalur ke Jalan Raya Taman yang mengarah ke Bundaran Waru, lalu memutar di bawah jalan tol.
Kanit Kamsel Polresta Sidoarjo, Iptu Ali Rifqi Mubarok menjelaskan, rekayasa buka tutup ini sudah mulai diterapkan sejak Kamis (27/3/2025) lalu agar dapat mengurai penumpukan di Jalan Letjen Sutoyo.
“Konsepnya buka tutup, situasional,” kata Iptu Ali Rifqi, Sabtu (29/3/2025).
Ia menjelaskan Jalan Letjen Sutoyo mendapat perhatian khusus selama arus mudik dan balik di Sidoarjo karena jalan tersebut dilalui bus yang akan ke terminal.
”Berdasarkan pengamatan, titik tersebut sering terpantau padat pada jam tertentu,” ujarnya.
Sebelum dilakukan buka tutup di jalur tersebut terjadi volume kendaraan yang tinggi yang mengakibatkan terjadi penumpukan di persimpangan yang mengarah ke Jalan Letjen Sutoyo. Sementara pengendara dari barat harus berbagi jalur dengan kendaraan yang keluar dari arah timur Jalan Raya Taman. Beberapa di antaranya kendaraan dari exit tol seperti bus yang menuju ke terminal.
Ali mengungkapkan, larangan kendaraan dari arah barat untuk langsung ke Jalan Letjen Sutoyo juga tergantung kondisi. Kalau tidak terlalu padat, motor diperbolehkan melintas.

