KORLANTAS POLRI – Ratusan abang (pengemudi) becak mesin di Aceh Tamiang datang ke Satlantas Polres Aceh Tamiang untuk suntik baksin Sinovac sebagai upaya menjaga imunitas tubuh agar tetap sehat dan ikut berpatisipasi memutuskan mata rantai virus Corona di Aceh Tamiang, Rabu (20/10).
Sejumlah pengemudi becak bermotor (betor) mengatakan, mereka ikut suntik vaksin sebagai upaya untuk menjaga kesehatan dan sekaligus imunitas tubuh.
“Kami sebagai abang beca sehari-hari memberikan pelayanan langsung kepada masyarakat sebagai penumpang becak mesin, karena itu kami juga butuh suntik vaksin ,” ungkap sejumlah abang becak.
Kapolres Aceh Tamiang, AKBP Imam Asfali yang turut didampingi Kasatlantas Polres setempat, Iptu Jufni menjelaskan, sudah 300 orang yang mendaftarkan diri untuk suntik vaksin Sinovac.
“Selain pengemudi becak mesin, ada juga warga lainnya yang ikut mendaftarkan diri untuk suntik vaksin di Satlantas,” ungkap Kapolres Aceh Tamiang.
Lebih Lanjut Imam Asfali merincikan, para abang becak suntik vaksin Sinovac dosis 1, sedangkan warga untuk suntik vaksin Sinovac dosis 2.
“Walaupun hari libur, tetapi karena abang becak dan warga sekitar sini memang butuh suntik vaksin, makanya kami tetap bertugas untuk mengakomodir abang becak dan warga yang ingin suntik vaksin pada hari ini melibatkan paramedis dari RSUD Tamiang. Persediaan Vaksin stoknya juga masih cukup di Aceh Tamiang,” tegas Imam.
Kapolres Aceh Tamiang menghimbau masyarakat Aceh Tamiang tidak perlu takut untuk suntik Vaksin menjaga imunitas tubuh dan sekaligus untuk menjaga kesehatan.

