KORLANTAS POLRI, Jakarta – Meningkatkan keterampilan dalam menembak, Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri melaksanakan kegiatan latihan menembak personel Korlantas Polri tahun anggaran 2025, di Korlantas Shooting Range, Rabu (12/3/2025).
SDM Korlantas Polri Kompol Pietriadona, S.Sos mengatakan, kegiatan pelatihan menembak yang dilaksanakan untuk meningkatkan keterampilan personel dalam menembak.
“Kami dari Subag SDM Bagrenmin Korlantas Polri melaksanakan kegiatan latihan menembak bagi personel Korlantas Polri untuk meningkatkan keterampilan personel dalam hal menembak,” ujar SDM Korlantas Polri Kompol Pietriadona, S.Sos.
Terdapat beberapa aspek yang harus diperhatikan dalam pelatihan menembak, di antaranya knowledge, skill, dan attitude.
“Tentunya aspek-aspek seperti knowledge bagi personel tentang penggunaan senjata api, hal-hal yang harus diperhatikan dalam penggunaan senjata api, kemudian aspek skill keterampilan harus diasah terus-menerus, kemudian dari attitude memperhatikan setiap anggota mampu menggunakan senjata api di mana menggunakannya,” jelasnya.

Paur Latops Urops Resimen III Pasukan Pelopor Ipda Idris Susanto Sitepu menambahkan, saat melakukan pelatihan menembak, personel harus memperhatikan safety prosedur, di antaranya menganggap senjata selalu dalam keadaan terisi, menjauhkan jari telunjuk dari trigger sebelum personel siap, tidak mengarahkan senjata ke sasaran lain serta memastikan area sekeliling aman.
“Yang perlu diperhatikan adalah safety prosedur menganggap semua senjata selalu dalam keadaan terisi sehingga personel tidak mengarahkan senjata ke mana-mana, menjauhkan jari telunjuk dari trigger sebelum personel siap untuk melaksanakan penembakan, tidak mengarahkan senjata ke sasaran yang tidak ingin ditembak, terakhir safety area yaitu memastikan sekeliling kiri, kanan, dan depan belakang aman,” ungkap Paur Latops Urops Resimen III Pasukan Pelopor Ipda Idris Susanto Sitepu.
Terakhir, Ipda Idris mengingatkan, dalam pelaksanaan menembak, penempatan ataupun pembuatan gambar pejera (senjata api), penarikan trigger, dan sikap menembak sangat mendukung proses penilaian dalam menembak.
“Ketika personel melaksanakan latihan, yang harus ditekankan adalah safety prosedur sehingga dalam pelaksanaan latihan dan tugas nanti memahami bahwa dalam penggunaan senjata api ada aturan keselamatan yang harus digunakan,” pungkasnya.
Lihat Juga : https://www.youtube.com/watch?v=RL6m4OkpQ-0



