Home Headlines Penurunan Angka Kecelakaan Lalu Lintas Selama Operasi Lilin 2024, Kakorlantas: “Kendaraan Roda Dua Masih Dominasi.”

Penurunan Angka Kecelakaan Lalu Lintas Selama Operasi Lilin 2024, Kakorlantas: “Kendaraan Roda Dua Masih Dominasi.”

0 comments

KORLANTAS POLRI, Jakarta-Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri Irjen Pol Aan Suhanan berbicara tentang angka kecelakaan yang mengalami penurunan selama pelaksanaan Operasi Lilin dalam rangka pengamanan libur natal dan tahun baru.Menurutnya, data angka kecelakaan lalu lintas ini mengalami penurunan jika dibandingkan dengan pelaksanaan momen nataru tahun lalu.

“Jika kita bandingkan pada periode sebelumnya ini untuk angka kasus kecelakaan ini turun 12 persen penurunannya atau setara dengan 33 kasus dibandingkan dengan tahun lalu,” kata Kakorlantas dalam acara Talk Highlight bersama Radio Elshinta, Kamis (2/1/2024).

“Kemudian jumlah korban kecelakaan yang meninggal dunia juga mengalami penurunan ini sebesar 13 persen. Artinya ini selisihnya 55 orang meninggal dunia dibandingkan tahun lalu,” tambahnya.

Berdasarkan data yang diterima, Kakorlantas menyebut kendaraan roda dua menyumbang angka paling tinggi dalam kecelakaan lalu lintas selama pelaksanaan Operasi Nataru sebanyak 74 persen.

Untuk keterlibatan kendaraan ini masih didominasi oleh kendaraan roda dua, kita lihat data roda dua ini ada 74 persen, atau setara 3.209 kasus, kemudian roda empat atau angkutan barang ada 12 persen, kemudian angkutan orang atau bis ada 6 persen, angkutan penumpang 7 persen,” ucap dia.

Selain itu, pengguna kendaraan roda dua menyumbang data pelanggaran tertinggi seperti tidak menggunakan helm hingga berboncengan lebih dari satu orang.

“Pelanggaran ini sama didominasi oleh pengemudi roda dua seperti tidak menggunakan helm, kemudian pelanggaran marka ini ada 280.000 kemudian melawan arus berikutnya kelengkapan kendaraan terakhir boncengan lebih dari satu,” tutur dia.

“Kalau untuk kendaraan roda empat atau lebih, jenis pelanggarannya sama yang pertama melanggar marka jalan, kemudian melawan arus, yang ketiga sabuk keselamatan, yang keempat kelengkapan kendaraan, dan yang kelima muatan lebih atau overload,” sambungnya.

Terakhir, Kakorlantas mengimbau kepada masyarakat agar mendownload aplikasi IRSMS Mobile untuk mengetahui titik-titik mana yang menjadi daerah rawan kecelakaan sehingga para pengemudi bisa lebih fokus saat berkendara.

Kita sudah mempunyai aplikasi IRSMS Mobile ini bisa memberikan notifikasi kepada para pengemudi yang mendownload aplikasi tersebut, jadi saat menggunakan Google Maps kalau mau melewati daerah rawan kecelakaan sehingga kami akan memberikan informasi tersebut.

Ini maksudnya untuk mengingatkan masyarakat untuk berhati-hati dan konsentrasi sehingga tidak terlibat pada peristiwa kecelakaan,” pungkasnya.

You may also like

KORPS LALU LINTAS POLRI

Jl. Letjen M.T. Haryono Kav. 37-38, Jakarta Selatan 12770

© 2026 – MEDIA CENTER KORLANTAS POLRI

NTMC SCREEN ×