Kesungguhan dan keseriusan Polres Trenggalek dalam mengingkatkan kualitas pelayan publik memang tak perlu diragukan lagi. Berbagai terobosan kreatif dan inovasi baru di gelontorkan untuk memudahkan pelayanan masyarakat.
Guna meningkatkan kenyamanan masyarakat, Polres Trenggalek telah membangun ruang tunggu uji praktek SIM yang bisa dibilang sangat represntatif. Lokasinya tepat disamping gedung utama Satpas Sim yang berada disisi Timur Mapolres Trenggalek.
Bangunan ruang tunggu yang ditujukan khusus bagi pemohon Sim yang sedang mengikuti Uji praktek tersebut diresmikan langsung oleh Kapolres Trenggalek AKBP Doni Satria Sembiring, S.H., S.I.K., M.Si., dalam sebuah seremonial sederhana. Minggu, (01/11).
Turut hadir antara lain Wakapolres Trenggalek Kompol Mujito, S.H., M.H., Kabagops Kompol Supiyan, S.Sos, Kasatlantas AKP Imam Mujito, S.H., S.I.K., M.Si. beserta pejabat utama Polres Trenggalek, Pimpinan Cabang BRI Trenggalek Yuwanda Rahmah, Jasa Raharja, tokoh masyarakat dan perwakilan mitra Satlantas Polres Trenggalek.
Dalam sambutannya, AKBP Doni mengatakan, pembangunan ruang tunggu uji praktek SIM yang diberi nama `Sanika Satyawada` tersebut dilatar belakangi oleh keinginan dan Polres Trenggalek untuk mewujudkan pelayanan prima Kepolisian dengan memberikan fasilitas ruang tunggu yang nyaman dan lebih memadai.


“Sanika Satyawada itu sendiri adalah nama angkatan alumni Akpol tahun 2000 yang berarti pimpinan yang dapat di percaya dan dan memegang teguh janji” Jelas AKBP Doni.
Lebih lanjut orang nomor satu dijajaran Polres Trenggalek ini menegaskan bahwa melalui slogan Polres Trenggalek `Mantap` yang berarti Melayani, Profesional dan Terpercaya ini pihaknya akan terus mengembangkan pelayanan Kepolisian sehingga masyarakat dapat benar-benar merasa nyaman dengan berbagai kemudahan pelayanan yang diberikan.
AKBP Doni juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada seluruh pihak yang turut serta mendukung sehingga pembangunan ruang tunggu ini dapat berjalan dengan lancar dan dapat diselesaikan tepat waktu sehingga mulai besok sudah bisa dimanfaatkan oleh masyarakat.
Kegiatan ditutup dengan pengguntingan pita sebagai tanda peresmian dilanjutkan dengan penandatanganan prasasti dan pemotongan tumpeng serta penyerahan tali asih masyarakat kepada anggota Satpas sebagai bentuk rasa cinta kepada Polres Trenggalek.



