Home Headlines Operasi Lilin 2025, Kakorlantas Siagakan Empat Klaster Pengamanan Nataru

Operasi Lilin 2025, Kakorlantas Siagakan Empat Klaster Pengamanan Nataru

by Ajeng Putri Prasetyo
0 comments

KORLANTAS POLRI, Jakarta – Kakorlantas Polri Irjen Pol Drs. Agus Suryonugroho, S.H., M.Hum., menjelaskan bahwa sasaran Operasi Lilin 2025 difokuskan pada empat klaster utama sebagai sasaran pengamanan.

“Pertama, jalan tol dan jalan alternatif, termasuk jalur menuju kawasan wisata. Kedua, pelabuhan penyeberangan yang sangat dipengaruhi oleh kondisi cuaca. Ketiga, tempat-tempat ibadah untuk memastikan perayaan Natal dan Tahun Baru berjalan aman. Keempat, tempat wisata beserta akses jalannya agar tetap aman dan lancar,” ujar Kakorlantas usai mengikuti Rakor Lintas Sektor pada Senin (15/12).

Ia menyampaikan bahwa puncak arus diprediksi terjadi pada 20 dan 24 Desember 2025. Rekayasa lalu lintas di jalan tol akan dilakukan secara situasional dan menyesuaikan traffic counting atau kondisi kepadatan di lapangan.

“Kepadatan tidak hanya terjadi di jalan tol, tetapi juga di jalur non-tol seperti Gadog, Mengkreng, Cianjur, serta sejumlah ruas di Jawa Timur dan Bali. Seluruh skenario penanganan sudah disimulasikan untuk mengantisipasi peningkatan arus,” jelasnya.

Lebih lanjut, pelabuhan juga menjadi perhatian khususnya pada lintasan Merak – Bakauheni yang seringkali mengalami lonjakan signifikan volume penumpang dan kendaraan

“Kami sudah menyiapkan seluruh skenario, termasuk apabila terjadi cuaca ekstrem, baik di pelabuhan maupun di jalan. Cara bertindak sudah disiapkan semuanya,” tegasnya.

Lihat juga: Kakorlantas Hadiri Rakor Lintas Sektoral, Polri Siap Amankan Nataru 2025/2026

Kakorlantas mengatakan bahwa kendaraan keluar dari Jakarta diperkirakan mencapai 2,9 juta kendaraan menuju Sumatera, Trans Jawa, dan Bandung. Sementara itu, pada arus balik sekitar 2,8 juta kendaraan. Secara keseluruhan, total pergerakan masyarakat pada periode Natal dan Tahun Baru diperkirakan mencapai 119 juta orang.

“Pengendalian arus di jalan tol dipantau secara jam per jam melalui sistem radar Jasa Marga. Jika terjadi bangkitan arus, akan diterapkan contraflow satu lajur, dan apabila kepadatan tinggi terjadi secara berkelanjutan, contraflow dapat ditingkatkan menjadi dua lajur,” ungkap Kakorlantas.

Ia menambahkan, penerapan contraflow dan one way tidak hanya berlaku di jalan tol tetapi juga banyak dilakukan di jalur arteri.

“Terkait wilayah lain seperti Medan, pengaturan lalu lintas juga bersifat situasional menyesuaikan aktivitas masyarakat. Hingga saat ini, kondisi masih aman dan terkendali,” tutupnya.

You may also like

Leave a Comment

KORPS LALU LINTAS POLRI

Jl. Letjen M.T. Haryono Kav. 37-38, Jakarta Selatan 12770

© 2025 – MEDIA CENTER KORLANTAS POLRI

INFORMASI KONTRIBUTOR

Informasi mengenai kegiatan satuan di wilayah, lalu lintas, maupun kecelakaan dapat dikirimkan melalui email ke redaksintmc@gmail.com

NTMC SCREEN ×