Beranda Kegiatan Satlantas Polres Mesuji Beri Pelatihan kepada Pelajar Terkait Ujian Praktek SIM

Satlantas Polres Mesuji Beri Pelatihan kepada Pelajar Terkait Ujian Praktek SIM

oleh korlantas

KORLANTASPOLRI – Satlantas Polres Mesuji Lampung akan membuat pelatihan pembuatan Surat Ijin Mengemudi (SIM) yang ditujukan kepada para siswa.

Hal tersebut dikatakan oleh Kasat Lantas Polres Mesuji Iptu Wahyu Dwi Kristanto saat ditemui di ruang kerjanya, Jumat (5/8/2022).

“Jadi sasarannya itu siswa-siswi SMA atau SMK, karena umur mereka juga sudah ada yang memasuki usia 17 tahun,” ujarnya.

Pelatihan pembuatan SIM sangat bermanfaat bagi para pelajar di Kabupaten Mesuji. Selain itu untuk meningkatkan kepedulian pengendara dalam pembuatan SIM. Juga sebagai pengetahuan dan pengalaman saat akan melakukan pembuatan SIM.

“Paling tidak nanti latihan dulu, minimal kita kasih kisi-kisinya,” ucapnya.

Mengingat, kata dia, pembuatan SIM sendiri terdapat ujiannya. Baik itu ujian psikologi, aturan taat berlalu lintas dan ujian mengendarai kendaraan dengan baik dan benar. Sehingga, ungkap Wahyu, saat dilakukannya ujian pembuatan SIM para pelajar bisa dengan mudah lulus ujian.

“Jadi saya juga membuka peluang kepada kepala sekolah yang ingin anak didiknya kami ajari pelatihan pembuatan SIM,” terangnya.

Meskipun, memang sampai saat ini belum ada pihak sekolah di Kabupaten Mesuji yang menyampaikan ketertarikannya untuk membuat pelatihan tersebut. Namun, pihak dari Satlantas Polres Mesuji berupaya terus mensosialisasikannya.

Sebelumnya, Satlantas Polres Mesuji juga telah memberikan pendidikan lalu lintas kepada para pelajar. Saat mengikuti Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di SMA Negeri 1 Simpang Pematang beberapa waktu lalu.

Kasat Lantas mengatakan, kegiatan ini dilakukan untuk menekan angka pelanggaran lalu lintas yang didominasi dari kalangan pelajar atau remaja di bawah umur.

“Kegiatan diisi dengan pengenalan bagaimana penggunaan helm yang baik dan benar, seperti sesuai dengan SNI, pengenalan rambu, serta mengaktifkan PKS (Patroli Keamanan Sekolah),” sambungnya.

Lebih lanjut, ia berharap kegiatan yang diikuti oleh siswa-siswi ini dapat meningkatkan disiplin dan patuh terhadap aturan lalu lintas. Serta sebagai wujud nyata kepedulian terhadap keselamatan di jalanan, guna menekan angka kecelakaan lalu lintas.

“Kami juga berharap peran orang tua dan guru juga harus aktif memberikan imbauan kepada anak-anaknya agar mematuhi peraturan berlalulintas dalam berkendara,” terangnya.

Related Articles