Beranda Lalu Lintas Hentikan Pengguna Jalan, Satlantas Polres Tulungagung Ajak Pengguna Jalan Beri Penghormatan di HUT ke-77 RI

Hentikan Pengguna Jalan, Satlantas Polres Tulungagung Ajak Pengguna Jalan Beri Penghormatan di HUT ke-77 RI

oleh korlantas

KORLANTASPOLRI – Satlantas Polres Tulungagung bersama Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Tulungagung menggelar peringatan detik-detik proklamasi kemerdekaan Republik Indonesia (RI) di tiga simpang empat, Rabu (17/8).

Pada peringatan detik-detik proklamasi kemerdekaan Republik Indonesia tersebut, masyarakat pengguna jalan turut diminta berhenti sejenak dan memberikan hormat kepada sang saka merah putih.

Seluruh jajaran Satlantas Polres Tulungagung turut diterjunkan ke jalanan untuk mengadakan peringatan detik-detik proklamasi kemerdekaan Republik Indonesia bersama pengguna jalan.

Kanit Gakkum Satlantas Polres Tulungagung, Iptu Diyon Fitriyanto mengatakan, peringatan dimulai tepat pukul 10.00 WIB, sesuai dengan pembacaan teks proklamasi yang dilakukan oleh sang proklamator pada 17 Agustus 1945 silam.

“Kami dari jajaran Satlantas Polres Tulungagung bersama Dishub mengadakan perayaan detik-detik proklamasi di simpang empat Kemuning,” kata Iptu Diyon Fitriyanto, Rabu (17/8/2022).

Secara teknis, jelas Diyon, perayaan tersebut dimulai dengan menghentikan pengendara dari empat penjuru di simpang empat kemuning.

Tepat pada pukul 10.00 WIB, pengguna jalan yang berhenti diminta untuk memberikan hormat pada sang saka merah putih selama kurang lebih dua menit.

Pada saat penghormatan itu, turut dibacakan pula teks proklamasi. Barulah setelah dua menit, masyarakat diminta untuk kembali ke sikap sempurna dan setelahnya bisa melanjutkan perjalanan.

“Kami juga sediakan bendera sang saka merah putih yang kami letakkan di tengah simpang empat untuk diberi penghormatan bersama masyarakat,” jelasnya.

Diyon mengatakan, tujuan digelarnya peringatan detik-detik proklamasi di jalanan untuk mengajak masyarakat agar terus mengingat, mengenang, serta menghornati jasa para pahlawan yang gugur di medan pertempuran.

Tentunya demi memperjuangkan kemerdekaan, termasuk para pahlawan yang juga gugur dalam mempertahankan kedaulatan RI pascakemerdekaan.

Diyon menambahkan, perayaan tersebut tidak hanya dilakukan di simpang empat Kemuning saja, melainkan juga di dua simpang empat lain seperti simpang empat TT dan simpang empat rumah sakit lama.

“Total ada tiga simpang empat yang kami jadikan lokasi peringatan detik-detik proklamasi kemerdekaan Republik Indonesia,” pungkasnya.

Related Articles