KORLANTAS POLRI, Jakarta – Dalam rangka memperingati Hari Lalu Lintas Bhayangkara ke-69, Korps Lalu Lintas Polri menggelar doa bersama dan memberikan santunan kepada anak yatim di NTMC Polri, Kamis (19/09/2024).
Kegiatan doa bersama ini diikuti oleh Kakorlantas Polri Irjen Pol Aan Suhanan dan dihadiri oleh Ustadz DR. Adi Hidayat Lc., MA., yang memberikan tausiyah.
Mengangkat tema “Polisi Lalu Lintas Presisi Hadir untuk Indonesia Maju,” Irjen Pol Aan Suhanan menyampaikan kepada para personel untuk meningkatkan nilai integritas, profesionalisme, kolaborasi, dan modernitas dalam menjalankan tugas, sesuai dengan makna dari Polantas itu sendiri.
Kakorlantas menjelaskan bahwa berdasarkan data Korlantas, dalam satu tahun terdapat lebih dari 152 ribu kecelakaan lalu lintas, di mana setiap satu jam terdapat tiga orang yang meninggal akibat kecelakaan tersebut.
“Artinya, ada seorang ibu yang ditinggal suaminya karena kecelakaan, ada anak yang menjadi yatim piatu, dan ada seorang bapak yang kehilangan keluarganya. Tugas Polantas adalah menjaga kehidupan dengan berbagai cara agar masyarakat selamat dan tidak terjadi musibah lalu lintas,” ujar Kakorlantas Polri Irjen Pol Aan Suhanan.
Lebih lanjut, ia menegaskan pentingnya kerja sama semua pihak untuk mematuhi aturan lalu lintas guna mengurangi kecelakaan di Indonesia.
“Dengan masyarakat yang tertib berlalu lintas, kita mencerminkan masyarakat yang berbudaya dan beradab. Perlu adanya doa untuk keselamatan baik personel maupun masyarakat itu sendiri,” tambah Irjen Pol Aan Suhanan.
“Untuk itu, malam ini kami ingin bersama-sama berdoa. Semoga Polantas seluruh Indonesia diberikan kesehatan dan keselamatan dalam menjalankan tugasnya melindungi, melayani, dan membawa masyarakat sebagai pejuang kemanusiaan dan peradaban,” jelasnya.
Dalam tausiyahnya, Ustadz DR. Adi Hidayat Lc., MA. menyampaikan rasa bahagianya terhadap Korlantas Polri yang menginspirasi seluruh lapisan masyarakat Indonesia.
“Alhamdulillah, malam ini Korlantas mengirimkan pesan. Insya Allah, jika ulama, polisi, dan masyarakat bersatu seperti ini, kompak berdoa bersama, saling mendukung dan menguatkan, Insya Allah, Indonesia Emas yang kita harapkan dapat kita songsong dengan semangat dan keteguhan,” ungkap Ustadz DR. Adi Hidayat Lc., MA.
Ia juga menambahkan bahwa pekerjaan sebagai polisi adalah salah satu pekerjaan terbaik yang diridhoi Allah SWT.
“Ini bukan sekadar kalimat ujian. Sebagaimana yang disampaikan dalam hadis, pekerjaan ini adalah yang mengatur jalan dan lalu lintas, serta menghilangkan gangguan di jalan. Termasuk perbuatan baik yang di antara yang terbaik, di mana Malaikat Jibril diperintahkan untuk menunjukkan kepada Nabi Muhammad. Ini adalah pekerjaan yang diridhoi oleh Allah,” tambahnya.
“Saya ingin katakan, Anda adalah orang penting. Saya ulangi, Anda adalah orang penting. Saking pentingnya misi yang dibawa, Anda adalah orang terpilih. Tidak semua orang bisa mendapatkan amanah yang diberikan,” pungkasnya.

