KORLANTAS POLRI, Jakarta – Korlantas Polri terus mendorong pemanfaatan teknologi digital dalam mendukung keselamatan lalu lintas. Salah satunya lewat pelatihan pengisian data Road Safety Partnership Action (RSPA) melalui aplikasi fitur pada Portal Road Safety Research Development (RSRD) yang resmi ditutup oleh Kasubdit Audit dan Inspeksi Ditkamsel Korlantas Polri Kombes Pol Kingkin Winisuda.
Pelatihan ini diikuti peserta dari seluruh polda di Indonesia. Tercatat ada 36 polda, masing-masing mengirimkan dua peserta untuk mendapatkan pembekalan terkait pemanfaatan portal RSRD.
“RSRD ini menjadi wadah penting untuk mendokumentasikan kegiatan, inovasi, hingga riset yang berkaitan dengan lalu lintas di setiap wilayah,” ujar Kombes Pol Kingkin.
Dalam kegiatan tersebut, panitia juga menghadirkan sejumlah pembicara dari kalangan pakar transportasi, akademisi, hingga tim RSRD. Pembahasan yang diberikan berfokus pada teknis pemuatan dan pengisian artikel dalam portal.
Kombes Pol Kingkin menegaskan, hasil dari pelatihan ini diharapkan bisa memunculkan berbagai inovasi baru dalam mendukung keselamatan dan ketertiban berlalu lintas.

Lihat juga: Lewat Portal RSRD, Korlantas Dorong Petugas Melek Digital
Selama dua hari, para peserta dibekali keterampilan agar nantinya mampu berperan sebagai instruktur di wilayah masing-masing. Setiap peserta juga dituntut aktif menuliskan artikel kegiatan lalu lintas di portal RSRD sebagai bentuk dokumentasi dan bahan evaluasi bersama.
Sejumlah peserta pun mengapresiasi kegiatan ini. Bripka Samsul dari Polda Sulawesi Tengah menyebut pelatihan RSRD sangat bermanfaat untuk meningkatkan kualitas penulisan artikel di portal.
“Kegiatan ini menambah wawasan kami tentang cara membuat artikel yang baik. Lewat AI dan fitur RSRD, kami bisa lebih aktif menyampaikan informasi lalu lintas. Nantinya, ilmu ini akan kami bagikan juga ke jajaran Polres di Sulawesi Tengah,” ucap Samsul.
Hal senada disampaikan Nadia dari Polda Papua Barat. Ia menilai pelatihan ini menambah pengetahuan sekaligus pengalaman baru dalam digitalisasi informasi lalu lintas.
“Harapan saya, kegiatan ini bisa terus dilaksanakan. Karena sangat bermanfaat bagi kita semua di jajaran kepolisian,” katanya.


