KORLANTAS POLRI, Bali – TNI dan Polri menggelar apel gelar pasukan terkait pengamanan penyelenggaraan Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Indonesia Africa Forum (IAF) ke-2 dan High Level Forum on Multi Stakeholder Partnership (HLF MSP) tahun 2024, di Lapangan Niti Mandala Renon, Jumat (30/8/2024).
Kabaharkam Polri Komjen Pol Fadil Imran mengatakan, pengamanan TNI Polri selama Indonesia-Africa Forum Ke-2 dan High Level Forum on Multi Stakeholders Partnership di Bali menunjukkan posisi Indonesia sebagai tempat aman untuk diplomasi internasional.
“Pengamanan oleh TNI Polri di forum ini menunjukkan bangsa Indonesia adalah negara yang aman, terbuka dan berkomitmen penuh terhadap hubungan internasional yang dinamis dan saling menguntungkan,” kata Kabaharkam Polri Komjen Pol Fadil Imran.
Diselenggarakannya kegiatan KTT IAF II dan HLF MSP 2024 di Indonesia ini, tentu saja baik TNI, Polri maupun masyarakat Bali tidak hanya menjaga keamanan, tetapi harus memberikan kesan yang baik dalam memperkuat posisi Indonesia dalam diplomasi dan kerja sama internasional.
Lebih lanjut ia menjelaskan, TNI dan Polri sudah sangat siap untuk memastikan keamanan selama perhelatan ajang internasional tersebut, baik personel, peralatan maupun strategi.
“Persiapan kami tidak hanya sebatas fisik dan teknis, tetapi juga meliputi aspek perencanaan strategis yang matang. Personel kita sudah menyiapkan diri untuk menghadapi potensi resiko yang mungkin timbul dengan respon yang cepat, tepat, efektif dan terukur,” jelasnya.
Pangkogabwilhan II Marsekal Madya M. Khairil Lubis menyatakan semua personel maupun materiil yang dibutuhkan untuk pengamanan KTT IAF II dan HLF MSP 2024 sudah dihadirkan dan ditempatkan di satuan tugas masing-masing.
Ia menegaskan, ada beberapa kegiatan pengalihan arus lalu lintas yang akan dilakukan selama kedatangan hingga kepulangan para tamu VVIP serta para delegasi. Sehingga masyarakat Bali untuk mendukung kegiatan tersebut untuk memperkuat posisi Indonesia di mata internasional.
“Sebisa mungkin kami lakukan dengan baik agar aktivitas masyarakat Bali tidak terganggu,” pungkasnya.

