Home Headlines Dirjen Hubdat Tinjau Purabaya & Trosobo, Dorong Digitalisasi Transportasi Darat

Dirjen Hubdat Tinjau Purabaya & Trosobo, Dorong Digitalisasi Transportasi Darat

by Muhammad Sulthan R
0 comments

KORLANTAS POLRI, Surabaya – Kementerian Perhubungan melalui Direktorat Jenderal Perhubungan Darat (Ditjen Hubdat) menekankan upaya memperbaiki layanan masyarakat sekaligus mempercepat transformasi digital di bidang pengawasan transportasi darat. Pernyataan itu disampaikan Dirjen Perhubungan Darat, Aan Suhanan, saat melakukan peninjauan di Terminal Purabaya dan UPPKB Trosobo, Kamis (28/8/2025).

Terminal Purabaya, yang melayani 238 trayek dengan dukungan 131 perusahaan otobus, mencatat rata-rata 30 ribu pergerakan penumpang setiap hari. Aan menyebut terminal ini sebagai “wajah transportasi darat Indonesia” yang harus memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat.

“Prioritas utama adalah fasilitas dasar seperti toilet dan kebersihan area terminal, karena itu yang paling langsung dirasakan penumpang,” ujar Dirjen Hubdat Aan Suhanan.

Ia mengakui masih ada tantangan soal kebersihan di area keberangkatan dan kedatangan, namun berkomitmen mengoptimalkan sumber daya agar terminal lebih bersih dan sehat.

Selain perbaikan fasilitas dasar, Aan Suhanan menekankan perlunya transparansi pengelolaan loket tiket dan penggunaan teknologi digital dalam pengaturan keberangkatan serta pemeriksaan kendaraan. Tujuannya agar layanan lebih cepat, efisien, sekaligus tetap menjamin keselamatan.

Usai meninjau terminal, Aan Suhanan melanjutkan sidak ke UPPKB Trosobo di Kabupaten Sidoarjo. Menurutnya, jembatan timbang berperan penting mengendalikan kendaraan over dimension and over load (ODOL).

Lihat juga: Korlantas Polri Rapat Kerja Bersama Dirjen Hubdat, Kolaborasi dan Koordinasi Wujudkan Keselamatan Lalu Lintas

“Saat ini UPPKB Trosobo sudah memiliki sistem otomatisasi, namun baru sebatas pelaporan ke pusat. Belum ada otomatisasi dalam penegakan hukum. Kami berharap sistem ini segera terintegrasi dengan kepolisian dan Blu-e, sehingga penindakan bisa dilakukan otomatis,” jelasnya.

Dirinya menegaskan digitalisasi juga menjadi kunci menekan praktik pungutan liar.

“Interaksi langsung antara petugas dan pengemudi seringkali membuka peluang pungli. Dengan digitalisasi, interaksi ini bisa diminimalkan, sehingga pengawasan lebih objektif, transparan, dan akuntabel,” tegasnya.

Kunjungan ke Terminal Purabaya dan UPPKB Trosobo ini menandai langkah Ditjen Hubdat untuk mewujudkan transportasi darat modern, transparan, bebas ODOL, sekaligus bebas pungli.

You may also like

Leave a Comment

KORPS LALU LINTAS POLRI

Jl. Letjen M.T. Haryono Kav. 37-38, Jakarta Selatan 12770

© 2025 – MEDIA CENTER KORLANTAS POLRI

INFORMASI KONTRIBUTOR

Informasi mengenai kegiatan satuan di wilayah, lalu lintas, maupun kecelakaan dapat dikirimkan melalui email ke redaksintmc@gmail.com