KORLANTAS POLRI, Jakarta – Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri menggelar pelatihan kendaraan Road Accident Rescue (RAR) di Lapangan Gedung NTMC Korlantas Polri, Jakarta, Jumat (8/8/2025).
Prosesi pelatihan ini diikuti oleh puluhan peserta dari setiap polda hingga polres jajaran. Mereka datang dengan semangat untuk bisa mempelajari teknis yang dihadapi dalam peristiwa kecelakaan.
Salah seorang peserta AKP Pipit dari Polda Kalimantan Barat (Kalbar) menyampaikan terima kasih atas kesempatan ini sehingga ia bisa mempelajari teknis penanganan laka dengan kendaraan serta alat yang mumpuni.
”Memang dalam penanganan kami, khususnya di bidang kecelakaan, unit-unit ini sangat-sangat membantu, dan bahkan sangat kami perlukan, terutama untuk mengevakuasi kendaraan yang terlibat kecelakaan yang sulit dievakuasi oleh kendaraan lain seperti Derek dan sebagainya,” kata AKP Pipit kepada NTMC.
Selain itu, Pipit menyebut bahwa dirinya pernah mengikuti pelatihan serupa pada 2022 silam. Kini ia mengaku bahwa banyak perubahan diantaranya spesifikasi kendaraan hingga teknologi yang mulai berkembang.
”Sebelumnya waktu itu kami pernah melaksanakan pelatihan tahun 2022, namun pada tahun 2025 ini, kami lihat sudah ada upgrade dari spek kendaraan, mungkin lebih baik lagi untuk tahun ini. Kedepan mungkin untuk spek kendaraan dan fungsi-fungsi bisa lebih ditingkatkan lagi,” tutur dia.
Lihat juga: Korlantas Polri Gelar Pelatihan Kendaraan Road Accident Rescue & Mobil Olah TKP
Sementara itu, Kanit Laka Ditlantas Polda Jabar Iptu Budi Setiawan menyebut, pelatihan ini diawali dengan teori pengenalan secara visual lalu mencoba mengoperasikan kendaraan evakuasi laka lantas.
”Jadi untuk kegiatan pelatihan RAR ini Alhamdulillah sudah dilaksanakan dari hari kemarin ya. Untuk hari pertama, kemarin kita melaksanakan teori pengenalan secara visual. Kemudian hari ini kita pelatihan langsung, kita melaksanakan di sektor landas ini mengoperasionalkan,” tutur dia.
”Jadi untuk yang pertama tadi kita sudah dikenalkan dengan pengoperasian drone ya. Kemudian yang kedua tadi terkait dengan pengoperasional crane. Jadi ini sangat membantu kami di kewilayahan terkait dengan proses evakuasi kecelakaan di jalan,” pungkasnya.


