Home Headlines Banjir Guyur Jakarta dan Sukabumi, Kemacetan Parah Terjadi di Beberapa Titik

Banjir Guyur Jakarta dan Sukabumi, Kemacetan Parah Terjadi di Beberapa Titik

by NTMC Redaksi
0 comments

KORLANTAS POLRI, Jakarta – Wilayah Jakarta kembali diguyur hujan deras pada hari Selasa, (5/11/2024) yang menyebabkan banjir di sejumlah titik di Jakarta Selatan. Banjir yang terjadi di beberapa ruas jalan utama ini mengakibatkan kemacetan lalu lintas yang cukup parah serta beberapa kendaraan bermotor mogok akibat terendam air.Berdasarkan pantauan, banjir terjadi di beberapa jalan utama di Jakarta Selatan, antara lain Jalan Sultan Iskandar Muda, Jalan Fatmawati Raya, Jalan H. Nawi, Jalan Ciledug Raya, dan Jalan Dharmawangsa Raya.

Ketinggian banjir antara 20 hingga 60 cm, menggenangi badan jalan dan menyebabkan arus lalu lintas tersendat.Kemacetan terparah terlihat di ruas Jalan Haji Nawi, di mana kendaraan roda empat dan roda dua mengular panjang menuju arah Pondok Indah. Di sisi lain, kemacetan juga terjadi sejak persimpangan Jalan Gandaria I dan Jalan Kramat Pela, yang diperkirakan mencapai panjang 1,5 kilometer. Akibat genangan air, beberapa kendaraan mogok dan tidak bisa melanjutkan perjalanan, memperburuk situasi lalu lintas di kedua jalur tersebut.

Namun, banjir mulai berangsur surut setelah hujan reda, meskipun sejumlah titik jalan masih terendam air. Sementara itu, di luar Jakarta, wilayah Sukabumi juga dilanda banjir yang cukup parah sejak Selasa sore hari, (5/11/2024).

Banjir merendam sedikitnya 28 rumah warga di beberapa desa, mengakibatkan sejumlah warga terpaksa mengungsi ke tempat yang disediakan oleh RW setempat. Bantuan logistik dari Dinas Sosial juga sudah disalurkan untuk memenuhi kebutuhan para pengungsi.Kepala Pelaksana BPBD Kota Sukabumi Novian Rahmat mengatakan, dari 56 titik bencana, didominasi oleh banjir limpasan air dari masalah tersumbatnya aliran air.

“Dampak banjir di Cikondang ada 5 rumah terendam dan 1 unit rumah dinding jebol. Terdapat 63 orang ngungsi ke rumah tetangga dan saudara,” kata Novian, Rabu (06/11/2024).

Sementara di wilayah Kecamatan Baros, di Jembatan Merah Pilar Mas, 10 rumah terendam dan 14 orang mengungsi ke rumah tetangga.

“Untuk wilayah lainnya, Legok Bitung 13 rumah terendam mengungsi 3 orang ke rumah tetangga,” kata Novian.

Untuk becana Longsor terjadi di Gunungpuyuh, Kelurahan Karangtengah di Kampung Kebon Danas 1 unit rumah tertimpa longsor tanah, terdapay 6 orang mengungsi ke rumah tetangga, Kemudian di Cibeureum Limusnunggal samping kantor Demokrat, terdapat 6 rumah 1 jebol dinding dan 30 ngungsi ke rumah tetangga.

Pihak berwenang di kedua wilayah, baik Jakarta maupun Sukabumi, masih terus memantau kondisi terkini dan mengimbau masyarakat untuk tetap waspada mengingat curah hujan yang masih tinggi.Situasi ini mengingatkan pentingnya kesiapsiagaan dalam menghadapi musim hujan dan potensi banjir yang dapat mengganggu aktivitas warga.

You may also like

KORPS LALU LINTAS POLRI

Jl. Letjen M.T. Haryono Kav. 37-38, Jakarta Selatan 12770

© 2025 – MEDIA CENTER KORLANTAS POLRI

INFORMASI KONTRIBUTOR

Informasi mengenai kegiatan satuan di wilayah, lalu lintas, maupun kecelakaan dapat dikirimkan melalui email ke redaksintmc@gmail.com

NTMC SCREEN ×