Home Headlines Arus di Jalur Tol , Penyebrangan dan Lokasi Wisata Mulai Alami Penurunan

Arus di Jalur Tol , Penyebrangan dan Lokasi Wisata Mulai Alami Penurunan

0 comments

KORLANTAS POLRI, Cikampek – Dirgakkum Korlantas Polri Brigjen Pol Raden Slamet Santoso didampingi Kabag Ops Korlantas Polri Kombes Pol Aris Syahbudin memberikan update terkait hasil pantauan lalu lintas dalam kegiatan pengamanan Libur Natal Tahun Baru 2024.

Dirgakkum menerangkan kondisi arus lalu lintas di jalur tol, penyeberangan hingga jalur wisata masih landai meski sempat terjadi peningkatan dalam beberapa waktu.

“Tadi pagi kita sempat ada kepadatan dan mulai volume arus mulai meningkat dari jam 6, jam 7, jam 8, jam 9. Oleh karena itu tadi pagi kita melaksanakan kegiatan contra flow satu lajur dari KM 48 sampai KM 65,” kata Dirgakkum di Command Center KM 29 Tol Jakarta-Cikampek.

“Alhamdulillah jam 13.00 WIB itu bisa sudah mencair dan sampai sekarang penghitungan traffic counting yang ada di KM 50 itu sudah menurun,” tambah dia.

Selain contra flow, pihaknya telah memberlakukan sistem rekayasa lalin berupa one way tepatnya di jalur arteri Nagreg dan jalur wisata Puncak, Bogor.

“Dari mulai Gadog ke atas tadi pagi kita melakukan rekayasa lalu lintas supaya lancar masyarakat yang berlibur atau menuju puncak,” ungkap dia.

Adapun, kata dia, jalur penyeberangan di Pelabuhan Merak dan Pelabuhan Bandar Bakau Jaya (BBJ) juga mengalami kepadatan, namun berkat integrasi dengan pihak ASDP dan stakeholder lainnya permasalahan tersebut dapat segera tertangani.

“Integrasi dari ASDP, dari kepolisian dan seluruh petugas yang ada setelah ditambah jumlah kapal yang tadinya 4 menjadi 6 akhirnya sudah kembali lancar di jalur penyeberangan dari Merak menuju Bakauheni,” ujar Brigjen Slamet.

Meski puncak arus mudik telah dilewati, Brigjen Slamet mengungkapkan bahwa pihaknya akan menunggu lebih lanjut perkembangan volume arus kendaraan hingga nanti malam untuk memastikan situasi landai pada puncak Libur Nataru pertama ini.

“Diprediksi setelah kita evaluasi hari ini, kemarin kita memprediksi puncak arus mudik untuk nataru ini di tanggal 20, 21 (Desember) hari ini dan tadi sudah dilewati. Kemungkinan besar bisa jadi karena libur itu dimulai tanggal 25, kemungkinan nanti akan kita antisipasi di tanggal 23 dan 24 sore khususnya,” tutur Dirgakkum.

“Ini tetap kita monitor sampai nanti malam, namun dari counting yang ada di Command Center KM 29 ini kecenderungannya menurun sampai tadi pagi itu sekitar 5.000 per jam, ini sekarang sudah mencapai sekitar 2.000 (hingga) 1.500 artinya masih dalam batas normal untuk tidak diperlukan rekayasa lalu lintas,” sambungnya.

Terakhir, Dirgakkum menambahkan perihal pembatasan angkutan berat atau kendaraan sumbu tiga untuk beroperasi agar tidak menambah kepadatan sehingga menimbulkan perlambatan di jalur tol hingga arteri.

“Sesuai dengan SKB, untuk kendaraan angkutan sumbu tiga ke atas yang ada pelarangan itu sudah terjadwal dari mulai tadi malam sehingga itu sudah kita sosialisasikan tinggal harapannya kepada para pengusaha maupun para pengemudi angkutan barang akan kita alihkan bukan kita hentikan sehingga tidak menambah kepadatan atau perlambatan di jalan tol demikian di jalur arteri,” pungkasnya.

You may also like

KORPS LALU LINTAS POLRI

Jl. Letjen M.T. Haryono Kav. 37-38, Jakarta Selatan 12770

© 2026 – MEDIA CENTER KORLANTAS POLRI

NTMC SCREEN ×