KORLANTAS POLRI, Jakarta – Korlantas Polri terus menggencarkan edukasi lalu lintas guna meningkatkan kesadaran dan keselamatan masyarakat saat berkendara. Edukasi dilakukan dengan menyasar berbagai kelompok, mulai dari pelajar hingga komunitas pengendara, Rabu (16/9).
Kasubdit Dikmas Korlantas Polri Kombes Pol. Wisnu Putra mengatakan edukasi menjadi bagian penting dalam membangun budaya tertib berlalu lintas. Menurutnya, masyarakat perlu terus diingatkan agar mengutamakan keselamatan saat berada di jalan.
Kombes Pol. Wisnu menyoroti kebiasaan sebagian pengendara yang memilih mengambil jalan pintas, termasuk melawan arus. Edukasi dilakukan agar masyarakat memahami risiko dari perilaku tersebut dan memilih berkendara secara aman.
“Yang paling kasat mata setiap pagi itu adalah melawan arus. Masyarakat kita ini budayanya ingin instan. Tidak ingin capek, harusnya berputar, dia ambil jalan pintas, melawan arus,” katanya dalam talk show Polantas KARIB PRO RRI dikutip NTMC Polri, Rabu (16/9/2026).
Selain soal melawan arus, Korlantas Polri juga mengedukasi masyarakat mengenai pentingnya menggunakan perlengkapan keselamatan, seperti helm bagi pengendara sepeda motor dan sabuk keselamatan bagi pengemudi maupun penumpang mobil.
Lihat juga: Korlantas Polri Siapkan 10 Mobil Dikmas, Edukasi Lalu Lintas Makin Canggih
Kombes Pol. Wisnu menekankan penggunaan helm juga harus dilakukan dengan benar, termasuk memastikan tali pengaman terpasang dan terkunci.
“Helm itu bukan hanya seperti topi ditaruh gitu saja. Helm itu dipakai, pas apa tidak, kemudian ada lagi yang paling wajib adalah di-klik,” ujarnya.
Edukasi keselamatan lalu lintas dilakukan melalui berbagai program, seperti Police Goes to School, Kampus Pelopor Keselamatan, Polisi Cilik, Polisi Sahabat Anak, hingga sosialisasi kepada komunitas ojek online.
Melalui pendekatan tersebut, Korlantas Polri berharap kesadaran masyarakat terhadap keselamatan semakin tumbuh sehingga tercipta budaya berlalu lintas yang aman dan tertib.
“Namanya kita berkendaraan itu aman untuk kita, aman untuk orang lain,” tutur Kombes Wisnu.

