KORLANTAS POLRI, Jakarta – Polda Metro Jaya menyiapkan pengaturan lalu lintas dan sejumlah kantong parkir menjelang pertandingan Persija Jakarta vs Persib Bandung di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, sore ini. Langkah tersebut dilakukan guna mengantisipasi kepadatan kendaraan di sekitar kawasan GBK.
Pertandingan yang mempertemukan dua tim tersebut dijadwalkan kick-off pukul 15.30 WIB. Dalam laga ini, Persija Jakarta bertindak sebagai tuan rumah.
Dirlantas Polda Metro Jaya Kombes Firman Darmansyah mengatakan kepadatan kendaraan berpotensi terjadi di sejumlah ruas jalan menuju kawasan GBK. Rekayasa lalu lintas akan diterapkan secara situasional dengan melihat kondisi di lapangan.
Kombes Firman mengimbau masyarakat dan suporter yang hendak menuju GBK untuk menggunakan transportasi umum guna mengurangi potensi kemacetan.
Namun, bagi penonton yang membawa kendaraan pribadi, kepolisian telah menyiapkan sejumlah lokasi parkir.
“Bagi yang membawa kendaraan pribadi, kendaraan roda empat diarahkan ke Parkir Timur Senayan, sedangkan bus dapat menggunakan area APEC sisi timur dan cekungan Pintu 1 Senayan-Asia Afrika,” kata Kombes Firman dalam keterangannya, Sabtu (12/9/2026).
Untuk pengendara sepeda motor, sejumlah kantong parkir juga disediakan. Lokasinya antara lain Lapangan ABC, TVRI, Senayan Park, Kolam Renang Aquatic, Kemenpora, hingga GBK Arena.
Lihat juga: Laga Persija vs Persib di GBK Sabtu Ini, Ditlantas Polda Metro Jaya Imbau Masyarakat Antisipasi Kepadatan Lalu Lintas
Polda Metro Jaya juga meminta pengendara mengikuti arahan petugas dan tidak memarkir kendaraan di bahu jalan.
“Pengendara juga diminta tidak memarkir kendaraan di bahu jalan serta mengikuti arahan petugas,” ujarnya.
Selain pengaturan lalu lintas, Polda Metro Jaya bersama sejumlah pihak terkait menyiapkan pengamanan pertandingan. Sebanyak 17.800 personel gabungan dari unsur TNI, Polri, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, serta steward stadion disiagakan.
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto mengatakan pengamanan pertandingan akan mengedepankan pendekatan persuasif dan humanis.
“Sepakbola adalah hiburan yang menyatukan. Mari mendukung tim kebanggaan dengan sportivitas, saling menghormati, dan bersama-sama menjaga suasana tetap aman. Kami juga mengajak masyarakat mengikuti arahan petugas serta menjaga ketertiban sebelum, selama, dan setelah pertandingan,” kata Kombes Budi.
Kepolisian juga mengingatkan penonton dan suporter kedua tim agar tidak membawa barang-barang berbahaya ke dalam stadion.
“Kami juga melakukan imbauan kepada seluruh penonton dan suporter untuk tidak membawa barang-barang yang berbahaya, seperti senjata api, senjata tajam, minuman beralkohol, botol, bahan yang dapat mengakibatkan ledakan,” kata Kombes Budi kepada wartawan, Jumat (11/9/2026).

