KORLANTAS POLRI, Tangerang – Puluhan ribu pengemudi ojek online mengikuti edukasi keselamatan berkendara dalam kegiatan Gebyar Keselamatan Lalu Lintas di Indonesia Safety Driving Center (ISDC), Serpong, Tangerang Selatan, Kamis (27/8/2026). Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian kegiatan Hari Ulang Tahun ke-71 Lalu Lintas Bhayangkara.
Salah satu driver ojol, Jeslin mengaku baru pertama kali mengikuti latihan safety riding. Ia menilai pelatihan ini bermanfaat bagi pengemudi ojol yang setiap hari beraktivitas di jalan raya.
“Kalau saya pribadi bermanfaat. Bermanfaat bagi saya, lingkungan sekitar juga pasti bermanfaat,” kata Jeslin.
Menurutnya, rintangan dalam latihan tersebut menggambarkan situasi yang kerap ditemui di jalan. Kata Jeslin, melalui pelatihan ini berguna bagi pengemudi ojol untuk meningkatkan kemampuan mengemudikan kendaraan.
“Rintangan-rintangannya sebenarnya seperti yang para pengendara temui di jalan. Jadi kami (Ojol) juga belajar bagaimana mengendalikan kendaraan,” ujarnya.
Selain itu, Jeslin mengingatkan sesama driver ojol agar tidak mengabaikan keselamatan meski sedang mengejar waktu mengantarkan penumpang maupun pesanan.
“Kalau di jalan jangan ngebut-ngebut. Walaupun lambat, yang penting diri kita selamat,” katanya.
Lihat juga: Jelang HUT ke-71 Lalu Lintas Bhayangkara, Kakorlantas Ajak Ribuan Ojol Jadi Pelopor Keselamatan
Jeslin berharap kegiatan edukasi keselamatan lalu lintas dapat terus digelar sehingga semakin banyak pengemudi ojol yang mendapatkan pengetahuan mengenai keselamatan berkendara.
Hal senada juga disampaikan, pengemudi ojol asal Depok, Hadijah. Perempuan yang telah bekerja sebagai pengemudi ojol selama tujuh tahun ini mengaku senang mengikuti Gebyar Keselamatan Lalu Lintas karena mendapat banyak pengetahuan baru.
“Dengan kegiatan ini jadi banyak ilmu yang didapat sama driver-driver ojol,” kata Hadijah.
Hadijah menilai edukasi ini penting bagi pengemudi ojol baru yang belum banyak memiliki pengalaman di jalan.
Menurutnya, edukasi pertolongan pertama gawat darurat (PPGD) memberinya pengetahuan tentang langkah yang harus dilakukan saat menemukan korban kecelakaan di jalan, termasuk menghubungi layanan darurat dan memberikan pertolongan awal.
“Saya jadi mengerti, jadi ketika di jalan ada kecelakaan saya bisa melakukan pertolongan pertama pada korban dan juga harus telepon 119 dan 110” ujarnya.
Melalui kegiatan Gebyar Keselamatan Lalu Lintas, Korlantas Polri berkomitmen terus memperkuat pemahaman dan keterampilan pengemudi ojol dalam berkendara. Kegiatan ini diharapkan mendorong pengemudi lebih disiplin, mengutamakan keselamatan, serta menekan risiko kecelakaan di jalan.

