KORLANTAS POLRI, Mojokerto – Satlantas Polres Mojokerto Kota membekali 70 pengemudi ojek online (ojol) dengan keterampilan Pertolongan Pertama Gawat Darurat (PPGD). Pelatihan ini diharapkan membuat para ojol lebih siap membantu korban kecelakaan sebelum petugas medis tiba.
Pelatihan bertajuk ‘Ojek Online Level Up, Garda Terdepan Penyelamat di Jalan’ itu digelar di Aula Rupatama Polres Mojokerto Kota, Kamis (27/8/2026). Kegiatan berlangsung selama empat jam dengan menggandeng Dinas Kesehatan Kota Mojokerto dan Jasa Raharja.
Kapolres Mojokerto Kota AKBP Herdiawan Arifianto mengatakan pelatihan ini digelar merespons masukan para ojol yang kerap menjumpai kecelakaan. Menurutnya, penanganan awal yang tepat penting guna mencegah kondisi korban semakin parah.
“Teman-teman ojol sebenarnya sangat responsif, tetapi banyak yang tidak berani menolong karena takut salah tindakan. Lewat pelatihan bersama tim Dinkes yang dipimpin dr. Wahyu ini, kami harap mereka memiliki pengetahuan medis dasar yang benar,” ujar AKBP Herdiawan dikutip Jumat (28/8/2026).
Selain keterampilan PPGD, Herdiawan mengajak para pengemudi ojol turut membantu kepolisian dalam penanganan kecelakaan lalu lintas. Salah satunya dengan memberikan informasi yang valid atau bersedia menjadi saksi apabila mengetahui suatu peristiwa.
Lihat juga: Antusias 10 ribu Ojol Ikuti Gebyar Keselamatan Korlantas Polri, Ada Pelatihan Pertolongan Darurat hingga Safety Riding
Pelatihan tersebut mendapat respons positif dari para pengemudi ojol. Maulana, salah satu koordinator komunitas ojol, menilai materi praktik yang diberikan bermanfaat untuk meningkatkan kesiapan pengemudi ketika menghadapi kondisi darurat di jalan.
“Kami berterima kasih dan berharap ada pelatihan lanjutan. Di jalanan kami bisa menemui situasi apa saja, bahkan yang lebih parah,” katanya.
Hal senada disampaikan Margono, pengemudi ojol Shopee. Ia berharap edukasi dan pelatihan seperti ini dapat dilakukan secara berkelanjutan sehingga para pengemudi mendapatkan pengetahuan sehingga saat dapat menghadapi kondisi darurat di jalan.
Satlantas Polres Mojokerto Kota berharap para pengemudi ojol tidak hanya menjadi pelopor tertib berlalu lintas, tetapi juga memiliki kemampuan dasar guna memberikan pertolongan kepada korban kecelakaan sebelum mendapatkan penanganan dari tenaga medis.

