Home Education Cegah Kecelakaan, Satlantas Kutim Bekali Prajurit TNI dengan Safety Riding dan Coaching SIM

Cegah Kecelakaan, Satlantas Kutim Bekali Prajurit TNI dengan Safety Riding dan Coaching SIM

0 comments

KORLANTAS POLRI, Kutai TimurSatuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Kutai Timur (Kutim) memperkuat edukasi keselamatan berlalu lintas bagi prajurit TNI Angkatan Darat melalui kegiatan sosialisasi dan praktik safety riding serta coaching clinic ujian Surat Izin Mengemudi (SIM) C.

Kegiatan tersebut digelar di Kantor Subdenpom VI/1-3/Sgt, Kompleks Perkantoran Bukit Pelangi, Sangatta, Jumat (21/8/2026).

Satlantas Polres Kutim turut menjadi narasumber sekaligus memberikan pembekalan teknis kepada para prajurit.

Kasat Lantas Polres Kutim AKP Rezky Nur Harismeihendra mengatakan, kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya meningkatkan kesadaran dan keterampilan anggota TNI dalam berkendara.

“Keselamatan berlalu lintas harus menjadi perhatian bersama. Melalui kegiatan ini, kami memberikan pemahaman mulai dari aturan lalu lintas, fungsi rambu-rambu, etika berkendara hingga teknik melewati lintasan ujian praktik SIM C,” ujar AKP Rezky dikutip Sabtu (22/8).

Dalam kegiatan tersebut, personel Satlantas Polres Kutim memberikan penjelasan mengenai tata cara berkendara yang aman dan bertanggung jawab.

Peserta juga mendapatkan pembekalan mengenai teknik pengereman, menjaga jarak aman, manuver, hingga mengantisipasi kondisi yang berpotensi menimbulkan kecelakaan.

Selain materi teori, peserta mengikuti praktik safety riding yang dipandu personel Satlantas.

Kegiatan ini bertujuan memberikan pengalaman langsung agar peserta tidak hanya memahami aspek keselamatan secara teori, tetapi mampu menerapkannya saat berkendara di jalan raya.

Pihak Denpom VI/1-3/Sgt menilai pembekalan tersebut penting mengingat keselamatan berkendara merupakan bagian dari kedisiplinan prajurit.

Lihat juga: Tebar Kepedulian, Satlantas Polres Bontang Bagikan Sembako ke Warga Membutuhkan

Dansubdenpom VI/1-3/Sgt Kapten CPM Ivan Ismail Putra mengatakan, angka kematian prajurit TNI akibat kecelakaan lalu lintas masih menjadi perhatian sehingga upaya pencegahan harus terus dilakukan.

“Safety riding ini merupakan salah satu upaya meningkatkan kesadaran, kedisiplinan, pengetahuan dan keterampilan dalam berkendara secara aman dan bertanggung jawab,” katanya.

Menurutnya, keselamatan berlalu lintas bukan hanya menjadi tanggung jawab aparat kepolisian maupun petugas lalu lintas, tetapi menjadi tanggung jawab seluruh pengguna jalan.

Ia menekankan, prajurit TNI juga dituntut memberikan contoh kepada masyarakat dalam menerapkan disiplin berlalu lintas, termasuk mematuhi rambu, menggunakan perlengkapan keselamatan, menjaga kondisi kendaraan serta melengkapi administrasi berkendara.

“Dengan budaya tertib dan aman dalam berkendara, diharapkan dapat mengurangi risiko kecelakaan bagi prajurit TNI,” tegasnya.

Selain sosialisasi safety riding, Satlantas Polres Kutim juga menggelar coaching clinic ujian SIM bagi prajurit TNI AD. Materi meliputi aturan lalu lintas, fungsi rambu-rambu serta etika berkendara di jalan raya.

Personel Satlantas kemudian memberikan penjelasan teknis mengenai tata cara dan teknik melewati lintasan ujian praktik SIM C.

Satlantas Polres Kutim berharap pembekalan tersebut tidak berhenti pada pemahaman materi, tetapi diterapkan dalam aktivitas berkendara sehari-hari sehingga dapat menekan potensi kecelakaan lalu lintas, khususnya di kalangan prajurit.

You may also like

Leave a Comment

KORPS LALU LINTAS POLRI

Jl. Letjen M.T. Haryono Kav. 37-38, Jakarta Selatan 12770

© 2026 – MEDIA CENTER KORLANTAS POLRI

NTMC CHANNEL ×