KORLANTAS POLRI, Salatiga – Kecelakaan tunggal terjadi di Jalan Lingkar Selatan (JLS) Salatiga, Jawa Tengah. Sebuah Toyota Innova bernopol H-1646-HV terjun ke parit hingga terbakar di Simpang Empat Kumpulrejo, Kecamatan Argomulyo.
Kecelakaan tersebut terjadi saat Toyota Innova yang dikemudikan AZI (20), warga Kabupaten Jepara, melaju dari arah Kopeng menuju Salatiga.
Kasat Lantas Polres Salatiga AKP Henry Sulistyanta mengatakan, berdasarkan penanganan awal di lokasi dan keterangan saksi, kecelakaan diduga dipicu gangguan fungsi rem.
“Sesampainya di lokasi kejadian, diduga kendaraan mengalami gangguan fungsi rem sehingga kendaraan tergelincir dan masuk ke parit. Setelah itu, kendaraan terbakar dan mengakibatkan kecelakaan lalu lintas tunggal,” ungkap AKP Henry, Rabu (19/8/2026).
Beruntung, pengemudi berhasil menyelamatkan diri. Tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam kecelakaan tersebut. Namun, kendaraan mengalami kerusakan berat akibat terbakar.
Mendapat laporan kejadian, personel Satlantas Polres Salatiga langsung mendatangi lokasi guna melakukan pengamanan dan olah tempat kejadian perkara (TKP).
Lihat juga: Truk Wing Box Terperosok di Parit, Satlantas Purwakarta Gercep Tangani Arus Lalin
Petugas juga mengamankan barang bukti serta melakukan penandaan di sekitar lokasi kejadian guna mendukung proses penanganan lebih lanjut.
AKP Henry mengimbau masyarakat, khususnya pengemudi kendaraan roda empat, guna memastikan kondisi kendaraan dalam keadaan laik jalan sebelum digunakan.
“Pemeriksaan sistem pengereman, ban, lampu, serta komponen penting lainnya perlu dilakukan secara berkala guna mencegah terjadinya kecelakaan,” jelasnya.
AKP Henry juga mengingatkan pengemudi agar tidak memaksakan kendaraan yang mengalami gangguan untuk tetap melanjutkan perjalanan.
“Pastikan kendaraan benar-benar dalam kondisi aman dan laik jalan sebelum digunakan, terutama ketika akan menempuh perjalanan pada malam atau dini hari. Apabila ditemukan gangguan pada kendaraan, jangan dipaksakan untuk tetap berkendara,” sambung AKP Henry.
Saat ini, peristiwa tersebut masih ditangani Unit Gakkum Satlantas Polres Salatiga untuk proses pendataan dan penyelidikan lebih lanjut.

