KORLANTAS POLRI, Manggarai Barat – Satlantas Polres Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur menerapkan rekayasa lalu lintas dengan sistem contra flow di sejumlah ruas jalan Labuan Bajo. Rekayasa ini dilakukan guna mengantisipasi kepadatan kendaraan selama pelaksanaan Festival Golo Koe 2026, Rabu (12/8/2026).
Kasat Lantas Polres Manggarai Barat AKP I Made Supartha Purnama mengatakan rekayasa lalu lintas dilakukan untuk menjaga keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlantas) selama rangkaian festival berlangsung.
“Festival Golo Koe merupakan agenda besar kemasyarakatan dan keagamaan yang menyedot perhatian serta antusiasme tinggi, baik dari warga lokal maupun wisatawan nusantara dan mancanegara. Tugas utama kami adalah memastikan Kamseltibcarlantas tetap terjaga dengan baik tanpa mengganggu mobilitas vital masyarakat,” ujar AKP I Made.
Rekayasa contra flow dan pengaturan arus secara bergantian diterapkan di delapan titik yang menjadi jalur utama kegiatan. Titik tersebut meliputi depan Kantor Tata Ruang Kabupaten Manggarai Barat, depan Rumah Sakit Siloam Labuan Bajo, depan Kantor Balai Taman Nasional Komodo (TNK), Pertigaan Sunrise, Pos Lantas BNI, ruas Jalan Soekarno Hatta Bawah, kawasan Waterfront Labuan Bajo, serta kawasan Kuliner Kampung Ujung.
Puluhan personel gabungan dari Polres Manggarai Barat, Dinas Perhubungan, dan Satpol PP ditempatkan di sejumlah simpul yang berpotensi mengalami kepadatan.
“Setiap persimpangan dan titik rawan penumpukan kendaraan telah kami tempatkan personel pengatur arus. Arah lalu lintas di jalur contra flow ini diatur secara bergantian dan dinamis mengikuti ritme pergerakan kendaraan serta kepadatan pengunjung festival di lapangan,” jelasnya.
Polisi juga memastikan akses kendaraan darurat, terutama ambulans menuju rumah sakit, tetap terbuka. Pengawasan diperketat di sekitar RS Siloam Labuan Bajo dan Pertigaan Hotel Sunrise yang menjadi salah satu titik rawan kepadatan.
“Fokus kami tidak hanya pada kelancaran acara, tetapi yang paling utama adalah keselamatan jiwa masyarakat. Jalur darurat untuk ambulans dan kendaraan kegawatdaruratan medis menuju rumah sakit kami jamin tetap terbuka dan menjadi prioritas utama tanpa hambatan,” tegasnya.
Lihat juga: Tekan Pelanggaran dan Kecelakaan, Satlantas Aceh Selatan Gencarkan Pengaturan Lalu Lintas Pagi
Guna mengantisipasi penumpukan kendaraan, Satlantas mengimbau masyarakat yang tidak berkepentingan menghadiri Festival Golo Koe agar menggunakan jalur alternatif.
Selain rekayasa arus, Satlantas Polres Manggarai Barat bersama Dishub juga menerapkan pengelolaan parkir di sekitar lokasi kegiatan. Pengunjung diminta menggunakan area parkir resmi yang telah disediakan dan tidak memarkir kendaraan sembarangan di badan jalan.
Petugas juga memberikan imbauan secara langsung melalui pengeras suara maupun media sosial agar masyarakat mengikuti arahan petugas dan rambu-rambu sementara yang terpasang.
“Kami meminta seluruh pengguna jalan untuk senantiasa tenang, bersabar, mematuhi petunjuk arah serta rambu temporary yang terpasang, dan selalu mengikuti instruksi petugas kami di lapangan. Jangan memaksakan diri melintas jika jalur sedang mengalami kepadatan,” imbuh AKP I Made
Ia juga mengingatkan pengendara untuk selalu mengutamakan keselamatan dengan menggunakan helm SNI bagi pengendara sepeda motor, mengenakan sabuk pengaman bagi pengemudi mobil, mematuhi batas kecepatan, serta tidak menggunakan ponsel saat berkendara.
Kondisi lalu lintas di delapan titik pemantauan dilaporkan aman, lancar, dan terkendali. Personel gabungan masih disiagakan hingga rangkaian kegiatan Festival Golo Koe selesai dan arus lalu lintas kembali normal.
Rekayasa lalu lintas tersebut dilakukan sebagai bagian dari upaya kepolisian menjaga kelancaran mobilitas masyarakat sekaligus memastikan seluruh rangkaian Festival Golo Koe 2026 berlangsung aman dan kondusif.

