KORLANTAS POLRI, Sidoarjo – Satlantas Polresta Sidoarjo mendapat penilaian terbaik dalam kategori Manajemen Rekayasa Lalu Lintas. Capaian itu diraih berkat pengelolaan dan rekayasa lalu lintas selama pelaksanaan Operasi Ketupat Semeru 2026, terutama di kawasan terminal.
Keberhasilan tersebut merupakan hasil sinergi Polri bersama pemerintah daerah, Dinas Perhubungan, pengelola terminal, TNI, serta stakeholder terkait. Kolaborasi dilakukan guna memastikan arus mobilitas masyarakat tetap aman dan lancar di tengah meningkatnya aktivitas selama momentum Lebaran.
Kapolresta Sidoarjo Kombes Christian Tobing mengapresiasi capaian yang diraih jajaran Satlantas. Dia menyebut penghargaan tersebut menjadi bentuk apresiasi atas kinerja personel dalam memberikan pelayanan dan pengamanan kepada masyarakat.
“Ini merupakan bentuk apresiasi terhadap kinerja anggota dalam melakukan pengelolaan dan rekayasa lalu lintas, khususnya di kawasan terminal selama pelaksanaan Operasi Ketupat Semeru 2026,” ujar Christian dalam keterangannya, Senin (10/8/2026).
Christian menjelaskan, selama operasi berlangsung, personel menerapkan sejumlah langkah pengaturan, pengamanan hingga rekayasa lalu lintas. Langkah tersebut dilakukan untuk menjaga kelancaran mobilitas masyarakat, khususnya di kawasan terminal yang menjadi salah satu titik pergerakan warga saat arus mudik dan balik Lebaran.
Lihat juga: Cegah Balap Liar dan Pelanggaran Lalu Lintas, Satlantas Polres Manggarai Intensifkan Patroli Malam
Sementara itu, Kasat Lantas Polresta Sidoarjo Kompol Yudhi Anugrah Putra mengatakan capaian tersebut merupakan hasil kerja bersama seluruh personel dan dukungan berbagai pihak.
“Penghargaan ini merupakan hasil kerja keras dan kolaborasi seluruh personel serta stakeholder terkait. Sejak awal, kami berupaya menyiapkan pola pengamanan dan rekayasa lalu lintas yang tepat agar mobilitas masyarakat, khususnya di kawasan terminal, dapat berjalan dengan aman, tertib, dan lancar,” kata Yudhi.
Menurutnya, penghargaan bukan menjadi tujuan utama dalam pelaksanaan tugas. Hal terpenting, kata Yudhi, yakni memastikan kehadiran Polri dapat dirasakan masyarakat melalui terciptanya keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas.
“Yang paling utama bukan penghargaan yang kami terima, tetapi bagaimana kehadiran Polri benar-benar dapat dirasakan masyarakat melalui terciptanya keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas,” jelasnya, dikutip Selasa (11/8).
Yudhi menegaskan Satlantas Polresta Sidoarjo akan menjadikan capaian tersebut sebagai evaluasi sekaligus motivasi untuk meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
“Berbagai strategi dan inovasi akan terus kami kembangkan menyesuaikan dinamika mobilitas masyarakat. Keselamatan, keamanan, ketertiban, serta kelancaran lalu lintas tetap menjadi prioritas dalam setiap pelaksanaan tugas,” tandasnya.

