Home Lalu Lintas Ada Zikir Kebangsaan di Monas, Polda Metro Siapkan Rekayasa Lalu Lintas dan 22 Kantong Parkir

Ada Zikir Kebangsaan di Monas, Polda Metro Siapkan Rekayasa Lalu Lintas dan 22 Kantong Parkir

0 comments

KORLANTAS POLRI, JakartaPolda Metro Jaya menyiapkan rekayasa lalu lintas secara situasional untuk mengantisipasi kepadatan kendaraan di sekitar kawasan Monas, Jakarta Pusat. Rekayasa disiapkan menyusul kegiatan Zikir dan Doa Kebangsaan dalam rangka memperingati HUT ke-81 RI yang diperkirakan dihadiri sekitar 100 ribu peserta.

Hingga saat ini, polisi belum melakukan pengalihan arus maupun penutupan jalan di sekitar lokasi kegiatan. Rekayasa lalu lintas akan diterapkan apabila terjadi peningkatan kepadatan kendaraan.

“Sejauh ini kita melihat bahwa pengalihan arus lalu lintas ataupun penutupan jalur itu situasional, belum dilakukan. Apabila nanti sudah eskalasi kepadatan arus lalu lintas meningkat, akan ada rekayasa-rekayasa dan itu akan selalu kami update kepada teman-teman dan masyarakat,” kata Budi kepada wartawan di Monas, Jakarta Pusat, Sabtu (1/8/2026).

Budi mengatakan kegiatan zikir dan doa kebangsaan akan dipusatkan di kawasan Tugu Monas. Sementara itu, kawasan sekitar Monas tetap dibuka untuk masyarakat umum yang hendak menjalankan aktivitas lainnya.

“Jadi kegiatan sekitar Monas itu tetap terbuka bagi masyarakat umum. Nah, terpusat untuk doa dan zikir itu ada di Tugu Monas,” ujarnya.

Petugas pengelolaan parkir dan pengamanan telah disiagakan sejak pukul 10.00 WIB. Polisi juga mengantisipasi kemungkinan keterlambatan bus peserta yang datang dari luar DKI Jakarta.

Lihat juga: Aston Villa vs Indonesia All-Star di SUGBK, 1.105 Personel Siaga

“Untuk kapasitas tampung itu sudah diperhitungkan termasuk tadi kami sampaikan kami ulangi kembali, petugas pengelolaan parkir termasuk petugas pengamanan sudah insert dari pukul 10,” kata Budi.

Budi mengimbau masyarakat yang tidak memiliki kepentingan di kawasan kegiatan untuk mempertimbangkan menggunakan jalur alternatif. Masyarakat yang hendak menghadiri kegiatan juga diminta datang lebih awal dan mematuhi arahan petugas di lapangan.

“Kami mengimbau kepada seluruh masyarakat yang hadir dalam beberapa kegiatan agenda masyarakat untuk bisa hadir lebih cepat, mematuhi peraturan lalu lintas,” ucapnya.

Dia juga mengingatkan kepadatan di sejumlah simpul utama, seperti Sudirman, Semanggi, Bundaran HI, dan Patung Kuda, dapat berdampak terhadap arus lalu lintas di jalan arteri lainnya.

“Kami juga mengimbau kepada seluruh masyarakat yang tidak memiliki kepentingan di wilayah-wilayah yang kami imbau tadi dapat untuk menggunakan jalur alternatif lainnya karena beberapa titik kegiatan ini pasti adanya peningkatan arus lalu lintas dan kepadatan jumlah kendaraan,” tutur Budi.

Guna mengantisipasi kepadatan kendaraan, Polda Metro Jaya bersama Direktorat Lalu Lintas dan Biro Operasi telah menyiapkan 22 kantong parkir. Kantong parkir tersebut memiliki kapasitas 1.450 bus, 3.680 mobil, dan 50 sepeda motor.

Sejumlah kantong parkir disiapkan di kawasan Jakarta Pusat, antara lain Gedung Pertamina Lama, Galeri Nasional, Merdeka Timur, Stasiun Gambir, Masjid Istiqlal, Lapangan Banteng, Jalan Benyamin Sueb, JIExpo Kemayoran, kawasan IRTI Monas, hingga Silang Monas.

You may also like

Leave a Comment

KORPS LALU LINTAS POLRI

Jl. Letjen M.T. Haryono Kav. 37-38, Jakarta Selatan 12770

© 2026 – MEDIA CENTER KORLANTAS POLRI

NTMC SCREEN ×