KORLANTAS POLRI, Bantul – Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Bantul menggelar program Polisi Sahabat Anak dengan memberikan edukasi kepada siswa-siswi SD, SMP, dan SMA Khairu Ummah di Polres Bantul, Senin (20/7/2026). Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya kepolisian menanamkan budaya tertib berlalu lintas sekaligus membangun karakter pelajar agar berani menolak berbagai bentuk perilaku negatif sejak usia dini seperti perundungan, penyalahgunaan narkoba, hingga kenakalan remaja.
Kasatlantas Polres Bantul AKP Ritma Jayanti mengatakan kegiatan ini merupakan bentuk komitmen Polri dalam memberikan edukasi kepada anak-anak sejak dini agar memiliki kesadaran terhadap keselamatan berlalu lintas sekaligus memahami pentingnya menjaga diri dari berbagai potensi kekerasan maupun pengaruh negatif lingkungan.
“Melalui program Polisi Sahabat Anak, kami ingin menghadirkan sosok polisi yang dekat dengan anak-anak. Edukasi ini tidak hanya tentang aturan berlalu lintas, tetapi juga membangun karakter mereka agar tumbuh menjadi generasi yang disiplin, berani, dan peduli terhadap keselamatan diri sendiri maupun orang lain,” ujar Kasatlantas Polres Bantul AKP Ritma Jayanti, dikutip pada Selasa (21/7).
Dalam kegiatan tersebut, para siswa diajak mengenal berbagai rambu lalu lintas beserta fungsinya, memahami peran dan tugas Polisi Lalu Lintas dalam menjaga keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas, serta melihat secara langsung berbagai perlengkapan dan kendaraan dinas yang digunakan personel saat bertugas di lapangan.
“Kami ingin anak-anak belajar dengan cara yang menyenangkan. Ketika mereka memahami arti rambu lalu lintas dan mengetahui bagaimana cara menyeberang jalan yang benar, diharapkan pengetahuan tersebut akan menjadi kebiasaan baik yang terus mereka terapkan dalam kehidupan sehari-hari,” kata AKP Ritma Jayanti.
Lihat juga: Lewat Police Goes to School, Satlantas Lampung Utara Sosialisasikan Pentingnya Helm SNI dan Larangan Berkendara Tanpa SIM
Adapun pengenalan perlengkapan hingga kendaraan kepolisian juga bertujuan menghilangkan rasa takut anak terhadap polisi sekaligus menumbuhkan kepercayaan bahwa polisi hadir untuk melindungi, mengayomi, dan melayani masyarakat.
“Anak-anak perlu mengenal polisi sebagai sahabat mereka. Dengan begitu mereka tidak ragu untuk meminta bantuan apabila menghadapi situasi yang membahayakan ataupun membutuhkan pertolongan,” jelasnya.
Selain keselamatan berlalu lintas, Satlantas Polres Bantul juga menyisipkan materi mengenai perlindungan anak, termasuk edukasi tentang bagian tubuh yang boleh dan tidak boleh disentuh orang lain serta pentingnya mencegah praktik perundungan di lingkungan sekolah.
Pembentukan karakter anak menjadi bagian penting dalam kegiatan tersebut karena ancaman terhadap pelajar saat ini tidak hanya berasal dari kecelakaan lalu lintas, tetapi juga pengaruh pergaulan yang negatif.
“Kami mengajak anak-anak untuk saling menghormati, tidak melakukan perundungan, serta berani mengatakan tidak terhadap ajakan yang mengarah pada kenakalan remaja. Keberanian untuk menolak adalah bekal penting yang harus dimiliki sejak dini,” pungkasnya.
Melalui program Polisi Sahabat Anak diharapkan semakin mengenal profesi Polri, memahami pentingnya mematuhi aturan lalu lintas, mampu menerapkan cara menyeberang jalan dengan benar, serta memiliki keberanian untuk menolak segala bentuk perundungan maupun ajakan bergabung dalam kelompok kenakalan remaja.

