KORLANTAS POLRI, Trenggalek – Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Trenggalek menggelar program Polisi Sahabat Anak (Polsanak) bagi pelajar taman kanak-kanak (TK), pendidikan anak usia dini (PAUD), hingga sekolah dasar (SD). Melalui kegiatan ini, para siswa tidak hanya diperkenalkan dengan tugas kepolisian dan pentingnya tertib berlalu lintas, tetapi juga diajak mengenal sejarah Polri sejak usia dini, di Mapolres Trenggalek, Kamis (16/7/2026).
Para peserta diajak berkeliling lingkungan Mapolres guna mengenal lebih dekat tugas dan fungsi kepolisian serta melihat berbagai peralatan operasional yang digunakan personel. Kegiatan dilanjutkan dengan mengunjungi Museum Hidup R. Roestamadji di kompleks Mapolres Trenggalek untuk mengenal sejarah dan perjalanan pengabdian Polri.
Kasatlantas AKP Polres Trenggalek Kharisma Afriansyah mengatakan, kegiatan ini merupakan upaya untuk memberikan pemahaman kepada anak-anak mengenai sejarah kepolisian sekaligus menanamkan nilai-nilai positif sejak dini.
Lihat juga: Cegah Pelanggaran Sejak Dini, Satlantas Polres Berau Sosialisasikan Tertib Lalu Lintas ke Pelajar
“Nama museum itu sendiri merujuk pada nama AKP R. Roestamadji yang menjabat sebagai Kapolres Trenggalek pertama. Melalui barang-barang yang ada di museum ini kita coba visualisasikan perjalanan Polres Trenggalek hingga menjadi seperti saat ini,” ujar Kasatlantas AKP Polres Trenggalek Kharisma Afriansyah, dikutip pada (17/7).
Ia menjelaskan, pengenalan sejarah Polres Trenggalek menjadi bagian dari upaya menanamkan pemahaman kepada anak-anak mengenai peran dan pengabdian Polri dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat. Dengan bekal tersebut, diharapkan mereka memiliki rasa cinta terhadap institusi Polri serta tumbuh menjadi generasi yang taat hukum, disiplin, dan mengutamakan keselamatan dalam berlalu lintas.
“Mereka adalah anak-anak kita, generasi masa depan yang nantinya akan menjadi pemimpin. Kita bekali mereka dengan hal-hal yang positif menyongsong Indonesia Emas 2045. Jasmerah, jangan sekali-kali melupakan sejarah. Dari masa lalu kita belajar dan menatap masa depan,” pungkasnya.

