KORLANTAS POLRI, Mojokerto – Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Mojokerto Polda Jawa Timur menggelar program Polantas Menyapa di Aula SMK Asy-Syarif, Kabupaten Mojokerto, Senin (13/07/2026). Kegiatan ini bertujuan menanamkan budaya tertib berlalu lintas sekaligus meningkatkan kesadaran pelajar untuk mencegah segala bentuk perundungan di lingkungan sekolah.
Program yang dikemas dalam bentuk bimbingan dan penyuluhan (binluh) tersebut menjadi bagian dari komitmen Polres Mojokerto dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang aman, tertib, dan kondusif. Ratusan siswa bersama para guru mengikuti materi yang disampaikan personel Satlantas secara interaktif.
Kapolres Mojokerto AKBP Andi Yudha Pranata melalui Kasat Lantas Polres Mojokerto AKP Bernardus Bagas Simarmata mengatakan kegiatan ini tidak hanya berfokus pada kepatuhan terhadap aturan lalu lintas. Menurutnya, pembentukan karakter pelajar juga menjadi perhatian utama melalui edukasi mengenai pentingnya saling menghargai dan menghormati sesama.
“Selain menyampaikan kampanye serta edukasi mendalam mengenai pentingnya keselamatan berkendara di jalan raya, tim Satlantas Polres Mojokerto juga memberikan atensi khusus pada maraknya fenomena perundungan (bullying) di lingkungan institusi pendidikan,” terang AKP Bagas, dikutip Selasa (14/07/2026).
Lihat juga: Bangun Generasi Tertib Berlalu Lintas, Satlantas Polresta Banggai Edukasi Siswa Baru MTS
Dalam penyuluhan tersebut, peserta mendapat pemahaman mengenai risiko pelanggaran lalu lintas serta pentingnya keselamatan saat berkendara. Satlantas juga menjelaskan dampak negatif perundungan, baik secara fisik, verbal, maupun melalui media digital atau cyberbullying, yang dapat memengaruhi masa depan generasi muda.
“Penggabungan materi tertib lalu lintas dan antiperundungan ini merupakan langkah preventif yang sangat krusial dalam membentuk karakter remaja yang disiplin dan saling menghormati,” ujar AKP Bagas.
Melalui program Polantas Menyapa, Satlantas Polres Mojokerto berharap kesadaran hukum dan kepedulian sosial para pelajar semakin meningkat. Sejalan dengan jargon “Polres Mojokerto Polisi Rakyat”, kegiatan edukasi serupa akan terus dilaksanakan untuk mendukung terwujudnya generasi muda yang disiplin, berkarakter positif, serta mampu menciptakan budaya keselamatan di Kabupaten Mojokerto.
Materi dalam kegiatan tersebut disampaikan oleh personel Satlantas Polres Mojokerto, yakni Ipda Suliyadi, Aipda Fajar Sumpono, Briptu Dhea Hariyanti Ningrum, dan Bripda Aisha Evelyna. Kehadiran para personel disambut antusias oleh para siswa dan dewan guru yang mengikuti penyuluhan hingga selesai.

