KORLANTAS POLRI, Jakarta – Kasimitra Subditlaka Ditgakkum Korlantas Polri AKBP Halim Rasyid resmi menutup pelatihan Drone dan Camera Freestyle, Jumat (22/5/2026). Kegiatan yang telah digelar pada 20-22 Mei 2026 dan diikuti peserta dari sejumlah Polda jajaran guna mendukung penanganan kecelakaan lalu lintas berbasis teknologi.
Dalam sambutannya, AKBP Halim mengatakan seluruh rangkaian kegiatan berjalan lancar tanpa kendala, baik saat penyampaian materi di kelas maupun praktik lapangan.
“Alhamdulillah semuanya berjalan dengan tertib, aman dan lancar,” kata AKBP Halim.
Ia menjelaskan, sebelum pelatihan utama dimulai, peserta lebih dulu mengikuti kegiatan FASI selama tiga hari pada 17 hingga 19 Mei 2026. Menurutnya, pelatihan tersebut diharapkan mampu meningkatkan kemampuan personel dalam penggunaan perangkat teknologi untuk investigasi kecelakaan lalu lintas.
AKBP Halim menegaskan ilmu yang diperoleh selama pelatihan harus benar-benar diterapkan saat bertugas di lapangan. Ia meminta peserta tidak hanya memahami teori, tetapi juga mampu mengoperasikan alat secara profesional ketika terjadi kecelakaan lalu lintas.

“Jangan sampai setelah pelatihan selesai, ketika ada kecelakaan lalu lintas malah tidak bisa mengaplikasikan alat tersebut,” ujarnya.
Lihat juga: Hari Terakhir, 50 Peserta Kompetensi Pengawalan Lantas Tunggu Hasil Uji Sertifikasi
Selain itu, peserta diminta terus berkoordinasi dengan Subditlaka maupun instruktur apabila mengalami kendala teknis dalam penggunaan Drone dan Camera Freestyle.
Dalam kesempatan itu, Halim juga menjelaskan mekanisme distribusi alat kepada jajaran Polda dilakukan melalui proses administrasi yang telah diatur oleh Korlantas Polri.
Adapun Camera Freestyle akan didistribusikan ke Polda Jawa Timur dan Polda Bali. Sementara Drone Nirawak akan diserahkan kepada Polda Sulawesi Selatan dan Polda Kalimantan Timur masing-masing satu unit.
AKBP Halim berharap penggunaan alat tersebut dapat membantu proses penyelidikan dan penyidikan kecelakaan lalu lintas secara lebih profesional, cepat, dan akurat.
“Drone dan Camera Freestyle ini mampu membantu penyelidikan maupun penyidikan di lapangan,” pungkasnya.

