KORLANTAS POLRI, Jakarta – Komunitas ojek online yang tergabung dalam Unit Reaksi Cepat (URC) mengapresiasi inisiasi Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri Irjen Pol. Agus Suryonugroho melalui program “Ojol Nusantara” dan “Polantas Menyapa”, sebagai langkah memperkuat sinergi antara pengemudi ojek online dengan kepolisian.
Humas URC Erna mengatakan, program Ojol Nusantara dinilai mampu merangkul komunitas ojek online di seluruh Indonesia agar lebih solid dan memiliki wadah komunikasi bersama Korlantas Polri.
“Ini suatu terobosan yang dilakukan oleh Bapak Kakorlantas Bapak Irjen Pol. Agus Suryonoho untuk lebih merangkum lagi dan mempersolid antara pihak kepolisian dengan ojol,” ujar Erna pada Rabu (20/5/2026).
Menurutnya, selama ini pengemudi ojek online kerap menghadapi berbagai polemik di lapangan. Kehadiran Ojol Nusantara diharapkan dapat menjadi ruang bagi para pengemudi untuk menyampaikan aspirasi, masukan, hingga mempererat silaturahmi dengan Polantas.
Lihat juga: Transformasi Digital Penegakan Hukum Lalu Lintas Menuju Zero Over Dimensi Overload 2027
“Kepolisian berusaha bagaimana caranya teman-teman ojol yang ada se-Nusantara ini bisa menjadi satu dalam Ojol Nusantara dan bisa menyampaikan aspirasinya untuk keberlangsungan dan silaturahmi antara ojol dengan Korlantas sendiri,” lanjutnya.
Erna juga menyambut baik program “Polantas Menyapa” yang dinilai sudah lama dinantikan oleh komunitas ojek online. Ia menilai program tersebut menjadi momentum memperkuat hubungan yang harmonis antara Polantas dan pengemudi ojol.
“Program yang benar-benar sangat kami tunggu. Mungkin beberapa tahun lalu kita pernah mencoba berbicara, tapi alhamdulillah di tahun 2026 terjadilah realisasi itu,” katanya.
Ia berharap sinergi antara ojol dan Polantas terus diperkuat demi menciptakan hubungan yang lebih baik dan menghilangkan kesenjangan maupun stigma negatif di masyarakat.
“Harapan saya satu, kuatnya ojol bersama Polantas untuk mencapai sinergi yang lebih baik. Tidak ada gap (jarak), tidak ada perselisihan lagi,” katanya.

