KORLANTAS POLRI, Kediri – Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Kediri masih menemukan sejumlah pelanggaran lalu lintas di beberapa titik wilayah Kabupaten Kediri. Hal ini terungkap dari penindakan menggunakan sistem Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE) mobile handheld yang merekam puluhan pelanggaran melalui kamera, Minggu (3/5).
Jenis pelanggaran yang paling banyak ditemukan didominasi oleh pengendara yang tidak mengenakan helm serta pelanggaran terhadap rambu berhenti, di kawasan Pare dan Jongbiru, dengan memanfaatkan perangkat ETLE handheld yang mampu mendeteksi pelanggaran secara langsung di lapangan.
Kapolres Kediri AKBP Bramastyo Priaji, menilai masih ditemukannya pelanggaran yang terlihat secara kasat mata menunjukkan perlunya peningkatan kesadaran masyarakat dalam berlalu lintas. Ia menyebut, pelanggaran seperti tidak memakai helm masih kerap terjadi dan terekam melalui perangkat ETLE handheld, padahal keselamatan berkendara sangat bergantung pada kepatuhan terhadap aturan dasar di jalan.
“Pelanggaran seperti tidak menggunakan helm masih ditemukan dan terekam melalui ETLE Handheld. Ini menjadi perhatian karena keselamatan berkendara sangat bergantung pada kepatuhan terhadap aturan dasar di jalan,” ujar Kapolres Kediri AKBP Bramastyo Priaji, dikutip pada Senin (4/5).
Lihat juga: Satlantas Polres Kotamobagu Gencar Tertibkan Knalpot Brong
Penggunaan ETLE mobile tidak hanya sebagai alat penindakan, tetapi juga menjadi bagian dari upaya membangun budaya tertib berlalu lintas yang lebih konsisten di tengah masyarakat. Sistem ini memungkinkan proses penegakan hukum berjalan lebih transparan dan objektif karena didukung bukti visual yang tervalidasi.
AKBP Bramastyo juga mengingatkan bahwa setiap pelanggaran yang terekam akan diproses sesuai mekanisme yang berlaku, mulai dari tahap verifikasi hingga penerbitan surat konfirmasi kepada pemilik kendaraan.
“Dengan penerapan teknologi tersebut, diharapkan angka pelanggaran lalu lintas dapat ditekan sekaligus mengurangi potensi kecelakaan di jalan. Kesadaran pengendara dinilai menjadi faktor utama dalam menciptakan kondisi lalu lintas yang aman dan tertib di wilayah Kediri,” pungkasnya.

