KORLANTAS POLRI, Batam – Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Kepulauan Riau menggelar Bimbingan Teknis Sadar Lalu Lintas Usia Dini (SALUD) bagi guru PAUD, TK, dan SD di Aston Hotel Batam, Rabu (29/4/2026) pukul 07.30 hingga 13.00 WIB. Kegiatan ini dilaksanakan secara hybrid, baik luring maupun daring, dengan melibatkan sejumlah pemangku kepentingan bidang lalu lintas dan pendidikan.
Kegiatan tersebut dihadiri Dirlantas Polda Kepri, Kepala BPTD Kelas II Provinsi Kepri, Kepala Kanwil PT Jasa Raharja Provinsi Kepri, Kepala Dinas Perhubungan Kota Batam, Kepala Dinas Pendidikan Kota Batam, perwakilan Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kota Batam, serta jajaran pilar keselamatan lalu lintas angkutan jalan (LLAJ) Provinsi Kepri. Selain itu, guru dan perwakilan unit pelaksana teknis pendidikan juga mengikuti kegiatan melalui sambungan daring.
Rangkaian kegiatan diawali dengan pembukaan, menyanyikan lagu Indonesia Raya, sambutan dari Kepala BPTD Kelas II Kepri, hingga penampilan senam SALUD. Kegiatan dilanjutkan dengan sesi presentasi peserta terbaik, penilaian dewan juri, serta penyampaian hasil evaluasi dari Dirlantas Polda Kepri.
Kepala BPTD Kelas II Kepri menegaskan pentingnya penanaman budaya tertib berlalu lintas sejak usia dini sebagai pondasi keselamatan di jalan raya.
“Anak-anak merupakan generasi penerus yang akan menjadi pengguna jalan di masa depan, sehingga edukasi keselamatan harus ditanamkan sejak awal,” ujarnya.
Perwakilan Subdirektorat Diseminasi dan Kemitraan Keselamatan menekankan pentingnya diseminasi keselamatan lalu lintas yang dilakukan secara masif dan berkelanjutan.
“Kegiatan seperti ini harus melibatkan banyak pihak agar pesan keselamatan dapat tersampaikan secara luas dan konsisten,” katanya.
Lihat juga: Kampanye Keselamatan Berkendara di SMAN 1 Batam, Dirlantas Polda Kepri Soroti Tingginya Laka Usia Pelajar
Kepala Dinas Pendidikan Kota Batam dalam sambutan penutupan menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi langkah strategis dalam pembentukan karakter peserta didik.
“Ini merupakan upaya penting dalam menanamkan disiplin dan kesadaran keselamatan berlalu lintas sejak usia dini,” ujarnya.
Dirlantas Polda Kepri menyampaikan apresiasi terhadap para peserta yang dinilai mampu memahami materi dengan baik.
“Secara umum presentasi berjalan baik, terstruktur, dan menunjukkan pemahaman yang kuat terhadap keselamatan berlalu lintas,” katanya.
Ia juga menekankan pentingnya metode pembelajaran yang menyenangkan bagi anak usia dini.
“Pendekatan fun learning perlu terus dikembangkan agar anak-anak lebih mudah memahami dan mengingat aturan berlalu lintas,” ujarnya.
Ia menambahkan, guru memiliki peran penting sebagai ujung tombak dalam membentuk budaya tertib berlalu lintas sejak dini.
Kegiatan ditutup dengan penyerahan penghargaan kepada peserta terbaik serta harapan agar program SALUD dapat terus berlanjut dan menjangkau lebih banyak tenaga pendidik di masa mendatang.

