KORLANTAS POLRI, Penajam Paser Utara – Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Penajam Paser Utara (PPU) terus memperkuat pendekatan humanis kepada masyarakat melalui program Polantas Menyapa. Program ini menjadi wadah edukasi sekaligus ruang komunikasi terbuka antara polisi lalu lintas dan warga.
Kapolres PPU AKBP Andreas Alek Danantara melalui Kasat Lantas AKP Dedik I. Prasetyo mengatakan, program tersebut mengedepankan pendekatan persuasif dan edukatif, bukan semata penegakan hukum.
“Kami ingin menumbuhkan kesadaran bahwa keselamatan di jalan adalah tanggung jawab bersama. Lewat kegiatan ini, kami hadir untuk menyapa, berbagi edukasi, sekaligus mendengar langsung aspirasi masyarakat,” ujar AKP Dedik, dikutip hari ini, Rabu (29/4/2026).
Di lapangan, personel Satlantas aktif berinteraksi dengan pengguna jalan, komunitas, hingga warga di lingkungan sekitar. Dengan pendekatan yang ramah, petugas memberikan imbauan terkait pentingnya tertib berlalu lintas, penggunaan helm, serta kepatuhan terhadap rambu-rambu demi keselamatan bersama.
Lihat juga: Edukasi Pelajar, Satlantas Lampung Utara Kampanyekan Keselamatan Berkendara dan Anti-Bullying
Tak hanya itu, masyarakat juga diajak berdialog untuk menyampaikan berbagai persoalan di jalan raya. Mulai dari kondisi infrastruktur, titik rawan kecelakaan, hingga kebutuhan pengaturan arus lalu lintas pada waktu-waktu tertentu.
“Setiap masukan menjadi bahan evaluasi bagi kami untuk meningkatkan kualitas pelayanan ke depan,” tambahnya.
Program Polantas Menyapa pun mendapat respons positif dari masyarakat. Selain menambah wawasan, kegiatan ini dinilai mampu mempererat hubungan antara polisi lalu lintas dan warga.
Satlantas Polres PPU berharap, melalui program ini dapat terbentuk budaya tertib berlalu lintas yang lahir dari kesadaran bersama. Kepolisian juga menegaskan komitmennya untuk terus hadir sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat dalam menciptakan lalu lintas yang aman, tertib, dan lancar di wilayah Penajam Paser Utara.

